Nama baik bukan sekadar label atau popularitas sesaat, melainkan sebuah cerminan dari karakter, ketulusan, serta konsistensi hidup seseorang.
Di tengah dunia yang sering kali mengagung-agungkan kekayaan, materi, ketenaran instan, maupun pencapaian lahiriah, firman Tuhan memberikan petunjuk yang sangat tegas mengenai betapa bernilainya sebuah nama baik.
Pengkhotbah 7:1 (TSI)
Lebih baik mempunyai nama baik daripada harta mewah berupa wewangian yang mahal. Demikian pula, hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran.
Nama baik adalah aset yang sangat berharga dalam hidup kita. Nama baik yang terpelihara hingga akhir hayat memiliki nilai yang melebihi segala bentuk kemewahan yang semu. Integritas dan nama baik akan terus harum bahkan setelah seseorang tiada. Karena itu, jaga nama baik sampai akhir harus jadi tujuan utama kehidupan setiap kita sebagai orang-orang percaya.
Membangun nama baik itu susah, namun merusaknya sangatlah mudah. Membangun nama baik memerlukan proses panjang, disiplin, pengorbanan, serta konsistensi dalam tindakan sehari-hari. Sebaliknya, merusak nama baik dapat terjadi dalam hitungan detik hanya karena satu tindakan ceroboh, kata-kata yang tidak terjaga, atau keputusan yang kompromi.
Repetisi membangun reputasi. Reputasi terbentuk melalui repetisi, yakni pengulangan tindakan-tindakan kecil secara konsisten dari waktu ke waktu. Apa yang kita lakukan secara berulang-ulang akan membentuk kebiasaan, kebiasaan akan membentuk karakter, dan karakter itulah yang pada akhirnya melahirkan reputasi di mata orang lain. Setiap keputusan, baik besar maupun kecil, memberikan kontribusi terhadap batu-batu yang menyusun bangunan nama baik.
Apa saja yang sebaiknya kita kerjakan untuk menjaga nama baik:
• "Taruh kekuatan menjaga nama baik hanya di dalam Tuhan."
Menjaga nama baik tidak dapat mengandalkan kekuatan diri sendiri atau tekad. Jika kita hanya bersandar pada kemampuan pribadi, kita rentan untuk jatuh ketika menghadapi tekanan, cobaan, ataupun godaan. Pengalaman kita tidak sebanding dengan pengurapan-Nya. Dan dalam keterbatasan maupun kelemahan serta kekurangan kita, apabila kita mau berlari kepada-Nya dan memohon pertolongan-Nya, Dia sanggup memberikan hikmat maupun jalan keluar.
Efesus 6:10 (TB)
Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
Hanya dengan bersandar pada kekuatan dari Tuhan dan Roh Kudus, kita dimampukan untuk tetap berdiri teguh, menolak kompromi terhadap dosa, serta memelihara nama baik sampai akhir. Bergantung kepada Tuhan adalah fondasi utama dari karakter yang tidak tergoyahkan.
• "Mikir dulu akibatnya sebelum berkata atau bertindak.”
Jadilah responsif, bukan reaktif. Kebijaksanaan menuntut kita untuk selalu mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dari setiap ucapan dan perbuatan yang kita lakukan. Jangan sampai perkataan kita tidak sesuai dengan perbuatan kita. Dan biasakanlah untuk mencerna maupun merenungkan segala sesuatu dengan baik.
Amsal 3:21-22 (TSI)
Jadi anakku, utamakanlah kebijaksanaan dan kematangan berpikir. Simpanlah keduanya baik- baik di dalam dirimu. Dengan begitu, engkau akan berumur panjang dan beroleh nama baik.
Sikap reaktif sering kali didorong oleh emosi sesaat, amarah, atau sikap impulsif yang melahirkan penyesalan mendalam dan merusak reputasi yang telah dibangun bertahun-tahun. Sebaliknya, sikap responsif menunjukkan kedewasaan rohani, di mana kita memberi jeda untuk berpikir, berdoa, dan mempertimbangkan firman Tuhan sebelum memberikan tanggapan.
Prinsip-prinsip "Mikir Dulu" Dalam Berbagai Aspek:
- Mau ngomong, mikir dulu:
Pastikan perkataan kita membangun, jujur, dan membawa damai sejahtera, bukan fitnah atau kesombongan.
- Mau memutuskan sesuatu, mikir dulu:
Pertimbangkan apakah keputusan sesuai kebenaran dan tidak merugikan orang lain.
- Mau posting, mikir dulu:
Di era digital, jejak digital sangat sulit dihapus. Postingan media sosial dapat menunjukkan karakter serta isi hati kita.
- Mau marah, mikir dulu:
Amarah yang meluap-luap tanpa kendali dapat merusak hubungan dan meruntuhkan nama baik dalam sekejap.
- Mau gosip, mikir dulu:
Membicarakan keburukan orang lain tidak hanya merusak nama baik orang yang dibicarakan, melainkan juga menghancurkan reputasi diri sendiri sebagai pribadi yang tidak dapat dipercaya.
- Mau janji, mikir dulu:
Jangan mudah mengumbar janji jika tidak yakin mampu menepatinya, karena integritas diuji dari kesetiaan pada janji.
1 Korintus 10:31-33 (BIMK)
Apa pun yang Saudara lakukan --Saudara makan atau Saudara minum-- lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah. Hiduplah sedemikian rupa sehingga Saudara tidak menyebabkan orang lain berbuat dosa; apakah mereka orang Yahudi atau orang bukan Yahudi, ataupun jemaat Allah. Hiduplah seperti saya. Saya berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala sesuatu, tanpa maksud-maksud kepentingan diri sendiri. Tujuan saya adalah hanya supaya mereka semuanya dapat diselamatkan.
Matius 5:37 (TB)
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
• "Berdamailah dengan semua orang."
Nama baik juga ditentukan oleh bagaimana kita mengelola konflik ataupun memiliki kejujuran dalam hal finansial atau menjaga hak orang lain. Kedamaian dan pemulihan hubungan merupakan ciri khas dari hidup yang berfokus pada keteladanan Kristus. Tuhan mampu mengadakan pemulihan serta permulaan yang baru.
Amsal 17:9 (BIMK)
Kalau ingin disukai orang, maafkanlah kesalahan yang mereka lakukan. Membangkit-bangkit kesalahan hanya memutuskan persahabatan.
Menyimpan dendam atau terus-menerus mengungkit kesalahan orang lain hanya akan menciptakan perselisihan yang merusak kedamaian, serta meruntuhkan reputasi kita sebagai pembawa damai. Pengampunan adalah kunci untuk memelihara ikatan persahabatan serta persaudaraan, sehingga kita menjadi berkat bagi banyak orang di manapun.
• “Mulailah dari rumah dengan mencintai dan melayani keluarga terlebih dahulu.”
1 Timotius 5:8 (TSI)
Sebaliknya, kalau ada anggota jemaat yang tidak memelihara kaum keluarganya, terutama keluarga dekatnya, berarti dia tidak sungguh sungguh percaya dan mengikuti ajaran kita, dan di hadapan Allah dia lebih buruk daripada orang orang yang belum percaya kepada Kristus.
Sesungguhnya, kekuatan pekerjaan maupun pelayanan kita itu sejauh kekuatan pernikahan maupun keluarga kita. Apa artinya orang-orang di luar rumah bisa merasakan kasih kita, sedangkan orang-orang di dalam rumah tidak bisa merasakan kasih kita?
Kita akan terlihat aslinya hanya di dalam rumah kita sendiri. Dan kiranya jangan sampai kesaksian dari anak-anak maupun anggota keluarga kita adalah tidak baik, sebaliknya merupakan nama baik kita, dan membuat kita terus-menerus bersinar di luar sana karena kita memulainya dari dalam rumah maupun kelurga kita.
• “Lakukan segala sesuatu dengan segenap hati seperti untuk Tuhan.”
Kolose 3:23-24 (BIMK)
Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia. Ingatlah bahwa kalian akan menerima upah dari Tuhan. Apa yang disediakan Tuhan untuk umat-Nya, itulah yang akan diberikan kepadamu. Sebab majikan yang sebenarnya sedang dilayani oleh kalian adalah Kristus sendiri.
Amsal 10:7 (BIMK)
Kenangan akan orang baik merupakan berkat, tetapi orang jahat segera dilupakan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



