
Pengkhotbah 3:11, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Allah memberi kemampuan kepada kita untuk memikirkan dunia-Nya, tetapi kita tidak pernah mengerti dengan sempurna segala sesuatu yang dilakukan-Nya. Dan Dia melakukan segala sesuatu tepat pada waktunya. (VMD)
He has made everything beautiful in its time. He also has planted eternity in men's hearts and minds [a divinely implanted sense of a purpose working through the ages which nothing under the sun but God alone can satisfy], yet so that men cannot find out what God has done from the beginning to the end. (AMP)
Kita tahu bahwa sering kali waktunya Tuhan untuk bekerja, bertindak, dan menyatakan jalan atau jawaban-Nya mungkin tidak kita pahami ataupun duga. Sebab, waktu Tuhan berbeda dan bukan waktu kita. Pernahkah--atau sedangkah Saudara--mengalaminya saat ini? Tuhan juga lebih daripada waktu, Ia melampaui waktu, dan Ia berkuasa atasnya.
Selain itu, kita juga mungkin terkadang tidak mengerti apa yang menjadi rencana-Nya bagi kita, tetapi kita dapat memastikan selalu itu adalah rencana yang terbaik. Apalagi, rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, dan bukan rancangan kecelakaan; rancangan masa depan yang penuh pengharapan, dan bukan hari depan yang suram.
Pat Barret juga pernah melantunkan:
Jesus, I was tossed in the water
But I never went under
You were always on time
Jesus, when I went through the fire
You were right there beside me
You were always on time
Atau, dengan kata lain, sekalipun mungkin rasanya seperti kita sudah hampir tenggelam, namun waktu Tuhan selalu tepat pada waktu-Nya. Apa pun yang menjadi pergumulan kita, Ia dapat hadir menyertai kita.
Catatan Full Life, terkait pesan firman Tuhan tadi di atas, menjelaskan bahwa Allah telah menempatkan dalam hati manusia suatu keinginan mendalam akan sesuatu yang lebih daripada hal duniawi. Umat manusia ingin hidup selama-lamanya dan menemukan nilai kekal di dalam dunia dan kegiatan-kegiatan hidup ini. Karena itu, hal-hal materi, kegiatan-kegiatan sekuler, dan semua kesenangan dunia ini tidak akan pernah memuaskan sepenuhnya.
Berserahlah pada apa pun yang masih menjadi proses Tuhan bagi hidup setiap kita, serta percayalah pada waktu-Nya yang tepat serta sempurna bagi masing-masing kita.
Yeremia 29:11 (FAYH), "Karena Aku mengetahui segala rencana-Ku bagimu. Demikianlah firman TUHAN. Rencana-rencana itu untuk kebaikan, bukan untuk keburukan, untuk memberi kamu masa depan yang penuh pengharapan."
I alone know my purpose for you, says the LORD: wellbeing and not misfortune, and a long line of descendants after you. (REB)
I know what I'm doing. I have it all planned out--plans to take care of you, not abandon you, plans to give you the future you hope for. (MSG)
~ Yuliana Sondakh