
Ratapan 3:22-23, "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
Kita masih hidup karena kasih setia TUHAN tidak pernah berakhir. Setiap pagi Ia menunjukkannya dalam cara baru. Engkau sangat benar dan setia. (VMD)
The LORD's kindness never fails! If he had not been merciful, we would have been destroyed. The LORD can always be trusted to show mercy each morning. (CEV)
Jika kita telah merasakan dan mengalami kebaikan, perlindungan, penyediaan, pertolongan, dan penyertaan Tuhan, kita akan menyadari bahwa satu detik yang kita lalui dalam hidup kita pun sampai saat ini itu semuanya hanyalah karena anugerah-Nya.
Pat Barret pernah menyanyikan,
There's never been a day, never been a minute
Never been a moment that You weren't in it
There's never been a time that You didn't see me through, God
Atau, dengan kata lain, tidak pernah ada satu hari pun sesungguhnya bahwa Tuhan tidak pernah ada ataupun tidak hadir bagi kita dan di dekat kita, bahkan Ia senantiasa mengawasi, memperhatikan, mempedulikan setiap kita. Sudahkah kita menyadarinya?
Karena itu, kembali lagi, satu detik ialah anugerah, satu menit ialah kemurahan hati-Nya, satu jam berlalu karena perlindungan-Nya, satu hari masih ada dan dapat kita lalui hanya oleh kasih setia-Nya. Sudahkah kita mensyukurinya?
Bersyukurlah untuk Allah Bapa kita yang setia.
~ Yuliana Sondakh