
Kesempatan untuk masih dapat mengangkat tangan, serta menyembah, adalah anugerah.
Mazmur 28:2, "Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus."
Aku mengangkat tanganku dan berdoa menghadap tempat-Mu yang sangat kudus. Dengarkanlah aku bila aku berdoa kepada-Mu. Tunjukkanlah belas kasihan kepadaku. (VMD)
TUHAN, ke arah surga kuangkat kedua belah tanganku memohon pertolongan-Mu. Dengarkan apalah seruanku! (FAYH)
I'm letting you know what I need, calling out for help And lifting my arms toward your inner sanctum. (MSG)
Mazmur 134:2, "Angkatlah tanganmu ke tempat kudus dan pujilah TUHAN!"
Lift up your hands in holiness {and} to the sanctuary and bless the Lord [affectionately and gratefully praise Him]! (AMP)
Lift your praising hands to the Holy Place, and bless GOD. (MSG)
Saat kita turun tangan, Tuhan akan angkat tangan, tetapi saat kita mengangkat tangan --tanda atau bukti bahwa kita berserah, dan lebih tepatnya menyembah, hanya kepada-Nya-- maka Ia akan turun tangan, menolong, membela, mengangkat kita, memulihkan, memberkati, dan setia menyertai.
Jadi, tiap saat ada kesempatan untuk memuji Dia, menyembah Tuhan di manapun, terutama di dalam rumah-Nya, gereja Tuhan, serta mengangkat tangan, lakukanlah. Tidak semua memperoleh kesempatan yang sama seperti itu.
Apakah Saudara menanti-nantikan untuk kesempatan memuji Tuhan, menyembah, dan mengangkat tangan, bersyukur untuk apa pun yang telah disediakan dan dikerjakan-Nya dalam hidup kita?
Roma 5:20 (FAYH), "Hukum Taurat diberikan supaya semua orang dapat melihat kegagalan mereka dalam mematuhi hukum-hukum Allah. Tetapi makin kita melihat keadaan kita yang penuh dosa, makin tampak betapa melimpahnya kemurahan Allah dalam mengampuni kita."
All that passing laws against sin did was produce more lawbreakers. But sin didn't, and doesn't, have a chance in competition with the aggressive forgiveness we call [grace]. When it's sin versus grace, grace wins hands down. (MSG)
Now we find that the Law keeps slipping into the picture to point the vast extent of sin. Yet, though sin is shown to be wide and deep, thank God his grace is wider and deeper still! (Phillips NT)
~ FG