Dalam perjalanan hidup setiap manusia, seringkali kita berhadapan dengan situasi-situasi yang terasa sangat menekan, membingungkan, atau sampai pada di titik jalan buntu.
Ketika segala sesuatu terasa gagal, keputusasaan seringkali datang menghampiri. Namun, jalan buntu di mata kita sebagai manusia bukanlah akhir dari segalanya, justru dapat menjadi titik awal melihat penyertaan dan kuasa Allah yang bekerja secara nyata.
Lukas 1 : 37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Allah selalu memiliki kuasa untuk menolong umat-Nya dalam situasi yang paling sulit sekalipun. Dia adalah Allah yang sanggup membuka jalan, bahkan membuat jalan saat tidak ada jalan yang terlihat. Kesadaran ini seharusnya menjadi benteng utama agar seseorang tidak kehilangan harapan ketika berada di tengah badai kehidupan. Seperti yang seringkali dialami oleh umat Israel.
Keluaran 14 : 10
Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN.
Keluaran 14 : 13 - 14
Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu : Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.
Dalam kondisi terdesak di mana di depan mereka membentang Laut Teberau dan di belakang mereka tentara Firaun yang bergerak semakin mendekat umat Israel merasa berada di titik tanpa jalan keluar. Namun, respons Musa menjadi teladan dan tuntunan rohani untuk menghadapi setiap jalan buntu yang ada dalam kehidupan kita saat ini.
Untuk menghadapi situasi yang sulit dan tidak menentu, bahkan apa yang terasa seperti jalan buntu, ada tiga hal yang bisa kita ambil dan lakukan sebagai orang percaya :
1. Janganlah Takut (Tenangkan Hatimu)
Masalah terbesar dalam hidup bukanlah semata-mata besarnya tekanan atau persoalan dari luar, melainkan lebih pada saat masalah mulai menguasai pikiran dan hati kita. Ketakutan memiliki dampak yang buruk terhadap perspektif kita.
Ketakutan sering membuat seseorang menyimpulkan akhir cerita sebelum Tuhan selesai menulisnya. Namun percayalah, bahwa Tuhan selalu lebih besar daripada segala bentuk ketakutan yang sedang kita hadapi. Jadi, tenangkan hati agar tidak mengambil keputusan yang salah saat berada di bawah tekanan atau permasalahan.
2. Berdirilah Tetap (Jangan Kehilangan Pijakan)
Ketika seseorang dihinggapi rasa takut, kadang timbul kecenderungan untuk melarikan diri atau mundur, dan kembali ke masa lalu. Ketakutan seringkali membuat masa lalu yang buruk terlihat seolah-olah lebih baik daripada masa depan yang belum diketahui.
Melalui perintah : Berdirilah tetap, Tuhan mengingatkan agar kita tidak kembali ke belakang hanya karena perjalanan ke depan sepertinya terasa semakin sulit. Karena itu, pertahankan posisi, jaga iman, dan jangan pernah kehilangan pijakan di tengah persoalan apa pun.
3. Lihatlah Keselamatan yang dari Tuhan (Arahkan Fokus kepada Tuhan)
Prinsip pandangan hidup menyatakan bahwa apa yang kita lihat akan menentukan apa yang kita rasakan.
Jika perhatian terus-menerus tertuju pada masalah, maka rasa takut akan semakin membesar. Jika pandangan terus terfokus pada keterbatasan diri, keputusasaan akan menguasai. Namun, ketika seseorang mulai mengalihkan matanya dari masalah, dan mengarahkannya kepada Tuhan, maka iman akan mulai tumbuh. Karena itu, alihkan mata dari masalah, dan pandanglah kuasa Tuhan yang tidak pernah terbatas.
Dalam menghadapi tantangan hidup, ada dua cara pandang atau perspektif yang membedakan hasil akhir seseorang :
• Cara Pandang Pertama :
Sikap mental dan ungkapan hati yang mengatakan : Masalah saya sangat besar, sedangkan saya sangat kecil. Maka, dampaknya terhadap iman akan memicu ketakutan, keputusasaan, dan perasaan yang melumpuhkan.
• Cara Pandang Kedua :
Sikap mental dan ungkapan hati yang mengatakan : Masalah saya memang besar, tetapi Tuhan saya jauh lebih besar. Dampaknya akan membangkitkan keberanian, iman, serta memberi kemenangan.
Masalah mungkin terlihat sangat besar seperti raksasa Goliat, tetapi Tuhan jauh lebih besar daripada segala masalah yang ada. Masalah apapun dalam hidup kita sebenarnya bukanlah terlalu masalah bagi Tuhan. Dialah yang sanggup, bahkan terlebih dari mampu untuk memberikan kemenangan bagi kita yang berharap kepada-Nya.
Mazmur 121 : 1 - 2
TUHAN, Penjaga Israel Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku ? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
Pertolongan yang sejati tidak datang dari kekuatan manusia, fasilitas duniawi, atau situasi sekitar, melainkan dari Tuhan kita, Sang Pencipta langit dan bumi yang tidak pernah kehabisan cara untuk menolong umat-Nya.
Jangan pernah menyerah ketika hidup membawa kita sampai pada jalan buntu. Jalan buntu bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah tempat pembelajaran penting di mana kita menyadari, bahwa keselamatan dan masa depan kita tidak bergantung pada seberapa banyak jalan yang kita miliki, melainkan pada seberapa besar Tuhan yang kita percayai.
Ketika manusia berkata : Tidak ada jalan, Tuhan berkata : Aku akan membuka jalan. Ketika mata tidak lagi melihat jalan keluar, Tuhan tidak pernah kehabisan cara. Di setiap jalan buntu yang kita hadapi, selalu ada rencana baru dan pemulihan oleh Tuhan. Jadi, tetaplah percaya, tenangkan hati, berdiri teguh, dan lihatlah kuasa Tuhan bekerja nyata membukakan jalan di tengah kemustahilan.
Take Home Messages :
1. Janganlah Takut !
Tenangkan hati kita. Bersama dengan Tuhan, pasti ada jalan keluar.
2. Berdirilah Tetap
Jangan pernah kehilangan pijakan dan harapan, tapi tetap setia di dalam Tuhan dan bertumbuh melalui proses yang ada.
3. Lihatlah Keselamatan yang dari Tuhan !
Arahkan fokus hidup dan hati kita hanya kepada Tuhan, bukan pada besarnya permasalahan atau pergumulan kita.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



