Ada iman yang dapat menyelamatkan, yaitu iman yang tertuju dan percaya kepada Pribadi Yesus Kristus. Seperti yang dialami oleh seorang perempuan berdosa yang mengurapi Dia (Lukas 7:36-50).
Lukas 7 : 49 - 50
Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: ”Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?” Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: ”Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”
Keselamatan dari Tuhan Yesus itu juga sebenarnya adalah untuk semua orang, terlebih di tahun ini Tahun Amanat Agung, “The Year of the Great Commission”, sekalipun apa pun tentangan dan tantangan yang ada untuk kita mengerjakan amanat dari Tuhan Yesus tersebut.
Kita mesti senantiasa memberitakan Injil ke manapun Ia menuntun dan memimpin kita, sekalipun memang tidaklah mudah melakukannya. Bersaksilah tentang Tuhan kita Yesus Kristus, Tuhan yang hidup itu.
Kita juga dapat belajar ataupun menjadi seperti Zakheus, yang sekalipun banyak orang membencinya, namun setelah pertobatannya, dan memperoleh keselamatan dari Tuhan Yesus, ia mau berbalik dari jalan hidupnya yang sebelumnya tidak benar (Lukas 19:1-10). Di balik tentangan serta tantangan, di sana ada kasih Tuhan yang melimpah dan hadirat-Nya yang menyertai.
Hendaknya iman kita juga terus bertumbuh, tetap kuat, dan bahkan membuat Tuhan juga menghargai ataupun terpesona akan iman kita tersebut, iman yang hebat di dalam Yesus, seperti yang dialami oleh perempuan berdosa yang mengurapi Dia tadi, maupun seperti halnya Zakheus.
Iman seperti apakah yang dimiliki oleh perempuan berdosa tersebut, dan semestinya kita punyai:
• Iman bukan tentang diri kita sendiri, tetapi tentang Tuhan Yesus
Lukas 7 : 37 - 38
Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
Dibutuhkan iman serta keberanian seperti itu untuk mendatangi Yesus, terlebih sebab dia dikenal sebagai seorang yang berdosa. Tuhan Yesus tidak pernah menghina orang-orang yang berdosa yang mau datang mendekat kepada-Nya, karena itu janganlah kita terlalu khawatir akan apa yang menjadi perkataan maupun penilaian orang-orang lain, melainkan apa yang menjadi perkataan dan penilaian Tuhan tentang kita.
Berikan dan lakukanlah yang terbaik untuk Tuhan Yesus. Sebab, iman kita yang sesungguhnya bukanlah tentang diri kita sendiri, tetapi semuanya adalah tentang Yesus, Dialah Prioritas utama dalam hidup kita, karena sebagai manusia sesungguhnya kita ini terbatas, sering melihat dan memiliki banyak alasan, menunggu waktu yang “tepat”, serta lainnya.
Jika kita melakukan segala sesuatunya demi Yesus, if it is about Jesus, dan bukan karena hal-hal yang lainnya, iman kita akan tetap bertahan, dan kita akan melakukan apa yang semestinya kita lakukan. Namun, waspadalah sebab si musuh, atau Iblis, akan berusaha menjatuhkan kita.
Kolose 3 : 23
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Tuhan Yesus tidak akan pernah mengecewakan kita. Karena itu, tujukan mata kita hanya kepada Yesus. Masa depan kita yang indah ada di dalam genggaman tangan-Nya. Masa lalu kita adalah sesuatu yang sudah lewat, sedangkan masa depan adalah harapan, dan kita perlu menghidupi hari ini sebagai hadiah, anugerah dari Tuhan (today is a gift from God, that is why we call it present).
• Iman yang membuat kita mengambil tindakan, dan bukan hanya memikirkan
Lukas 7 : 39
Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: ”Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.”
“Medan perang” yang terutama dalam hidup sesungguhnya adalah di pikiran.
Lukas 7 : 44
Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: ”Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.”
Jadilah teladan bagi orang lain, role model, apa yang kita baca di dalam Alkitab semestinya dapat kita representasikan dalam hidup sehari-hari. Iman perempuan yang berdosa tadi juga membuat dia mengambil sebuah tindakan nyata, tidak hanya membicarakan ataupun memikirkannya saja, melainkan sungguh-sungguh bertindak (Don’t just think or say about your faith, but really do it).
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



