📌 Ringkasan sebelumnya : Yehezkiel 31
Tuhan memakai Nabi Yehezkiel untuk mengingatkan Mesir akan kebesaran Allah yang melampaui kebesaran mereka. Dalam nubuatan Yehezkiel, Tuhan mengumpamakan Mesir sebagai pohon aras Libanon yang rumpun daunnya, dengan puncaknya, sampai ke langit. Pohon aras yang semacam ini menjadi tempat perlindungan kehidupan di sekitarnya.
Demikianlah kebanggaan Mesir yang menjadi tempat perlindungan bangsa-bangsa di sekitarnya. Kemegahan Mesir membuat bangsa-bangsa lain mengaguminya, dan merindukan untuk memiliki kegagahan dan kekuatan serupa. Namun seberapa pun megahnya pohon aras itu, orang asing akan menebangnya. Mesir akan ditaklukkan!
Reruntuhan Mesir akan menjadi peringatan bagi banyak bangsa untuk tidak meneladani Mesir yang berdiri di dalam kecongkakannya. Sebagaimana hutan akan meratapi tumbangnya pohon aras Libanon nan megah, demikian pula bangsa-bangsa akan gentar ketika mereka mendengar kejatuhan Mesir. Bangsa-bangsa lain yang sudah jatuh sebelum Mesir akan merasa lega karena Mesir mengalami nasib yang sama. Mesir yang semula dipuja dan dipuji oleh pelbagai bangsa, kini terbaring dalam kehancuran yang hina dina.
📖 Pengantar Yehezkiel 32
Kecongkakan merupakan dosa pertama yang dibenci Allah. Semua orang yang menyombongkan dirinya akan dijatuhkan Tuhan. Alkitab memberikan banyak contoh kehancuran raja-raja akibat kesombongan mereka, termasuk Mesir yang congkak, akibatnya menerima hukuman Tuhan.