
Roma 11:36, "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Karena Allah sendirilah yang menjadikan segala sesuatu, dan segala sesuatu berlangsung melalui Dia dan untuk Dia. Berikanlah segala kemuliaan kepada-Nya sampai selama-lamanya! Amin. (TSI)
Everything comes from him; Everything happens through him; Everything ends up in him. Always glory! Always praise! Yes. Yes. Yes. (MSG)
Hari ini, kita diingatkan, Allah adalah sumber segala sesuatu. Dialah Pencipta.
Karena itu, segala yang kita miliki pun sebenarnya pada akhirnya berasal dari Tuhan: kehidupan ini sehingga kita masih bisa bernapas, kemampuan untuk mengerjakan banyak hal ini dan itu, kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang sangat kita sukai, berkat-berkat tertentu dari Tuhan terutama yang tak dapat dinilai semata-mata dari materi, bahkan terutama janji keselamatan akan hidup kekal bagi kita dari Tuhan.
Sadarkah kita akan semua itu?
Jadi, tidak ada sesuatu pun yang benar-benar dapat kita klaim sebagai hasil usaha atau jerih lelah kita sendiri tanpa campur tangan-Nya.
Jika kita mau menyadarinya, ini sesungguhnya mengajarkan kita tentang kerendahan hati, serta ucapan syukur, apa pun yang terjadi.
Karena itu, mungkin sering kali kita mendengar serta berulang kali diingatkan, namun sekali lagi kita di-remind kembali bahwa sesungguhnya kita tidak berkata, "Aku bisa karena kekuatanku sendiri," melainkan seharusnya, "Tuhanlah sumber hidup dan segala yang baik dalam hidupku."
Mazmur 100:5, "Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun."
TUHAN itu baik. Kasih setia-Nya kekal. Kita dapat mempercayai-Nya selama-lamanya. (VMD)
Karena TUHAN selalu baik. Ia selalu penuh kasih dan kemurahan. Kesetiaan-Nya kepada kita tetap, turun-temurun. (FAYH)
The LORD is good. His mercy endures forever. His faithfulness endures throughout every generation. (GWV)
~ Yuliana Sondakh