
Matius 15:23a, "Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: 'Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.'"
Inilah mungkin bagian yang paling sulit untuk diterima. Tuhan seolah diam. Tidak memberi jawaban. Tanpa penjelasan ataupun tanggapan. Bahkan sebuah terjemahan lain menyatakan Ia mengabaikan dia, seolah tak memedulikannya sama sekali.
Tetapi Yesus sama sekali tidak menyahut. Kemudian para murid minta supaya Yesus mengusir wanita itu. "Suruhlah perempuan itu pergi," kata mereka, "karena dia terus mengganggu dengan permohonannya itu." (FAYH)
Jesus ignored her. The disciples came and complained, "Now she's bothering us. Would you please take care of her? She's driving us crazy." (MSG)
Mungkin kita juga pernah mengalami hal yang sama. Kita berdoa, menangis, berharap, tetapi seolah-olah tidak ada jawaban. Lalu, kita mulai bertanya-tanya: "Tuhan, mengapa Engkau diam?" "Mengapa masalahku belum selesai-selesai?" "Kenapa aku masih ada di lingkaran dosa yang sama?"
Namun, Tuhan diam bukan berarti Dia tidak bekerja. Mungkin Dia sedang memproses kita, membentuk karakter kita, dan mungkin menguji iman maupun kesungguhan hati kita. Sebab, doa yang kita naikkan tidaklah selalu berarti akan selalu langsung dijawab.
Matthew Henry, hamba-Nya, menjelaskan, "Kadang-kadang Allah tampak tidak menghiraukan doa-doa umat-Nya, seperti orang yang tertidur atau orang yang bingung, atau malah seperti orang yang sedang marah kepada mereka. Namun hal itu dilakukan-Nya untuk membuktikan, dan dengan demikian untuk memperbaiki, iman mereka, supaya ketika Ia nantinya menampakkan diri-Nya kepada mereka, semuanya akan mendatangkan banyak kemuliaan bagi diri-Nya dan mereka pun akan lebih menyambut-Nya."
Karena itu, apa pun yang terjadi, tetaplah bertahan dan berjuang, tetaplah berharap serta beriman.
Lukas 18:1 (BSD), "Pada suatu hari, Yesus menceritakan sebuah cerita kiasan kepada pengikut-pengikut-Nya untuk mengajar mereka supaya selalu berdoa dan tidak putus asa. Beginilah ceritanya."
PADA suatu hari Yesus menceritakan kepada murid-murid-Nya sebuah perumpamaan untuk melukiskan perlunya berdoa dengan tidak jemu-jemu dan bahwa mereka harus tekun berdoa sampai ada jawabannya. (FAYH)
Jesus told them a story showing that it was necessary for them to pray consistently and never quit. (MSG)
~ FG