Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, Mengapa keadaanku tidak berubah? Mengapa hidupku sepertinya begini-begini saja ?
Melalui perumpamaan anak yang hilang dalam Lukas 15, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa perubahan dan pemulihan itu dimungkinkan. Dan menariknya, proses yang dialami si anak bungsu selaras dengan konsep 3M : Menganalisa, Mengevaluasi, dan Memutuskan. Tanpa proses ini, tanpa keberanian untuk melihat keadaan diri sendiri, dan tanpa keputusan yang kita ambil, maka tidak akan membawa pemulihan sejati.
Mari belajar dari proses anak bungsu ini menuju pemulihan serta perubahan :
1. Menganalisa (Lukas 15 : 16) : Menyadari fakta di kandang babi.
Langkah pertama menuju pemulihan adalah menganalisa fakta. Anak bungsu ini berada di titik terendah. Ia bekerja sebagai penggembala babi (pekerjaan terhina bagi orang Yahudi), dan bahkan makanan babi pun tidak bisa ia dapatkan. Ia menganalisa situasinya : "Aku lapar, aku kotor, aku sendirian."
Analisa diri kita dengan penuh keberanian untuk bertanya : Apa yang sedang terjadi dengan hidupku saat ini ? Apakah aku cukup nyaman dengan keadaanku yang saat ini ini ?
Kita perlu jujur menganalisa. Jangan berkata atau berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja, padahal kita sedang kelaparan secara rohani di dalam “kandang babi” dunia ini.
Anak bungsu bisa saja bertahan di kandang babi. Bisa saja ia membiasakan diri dengan bau busuk dan kelaparan. Namun, puji Tuhan, ia menganalisa dan sadar bahwa keadaannya tidak wajar. Ia tidak diciptakan untuk hidup di antara babi. Kita pun tidak diciptakan untuk hidup dalam dosa dan kebiasaan lama yang merusak.
2. Mengevaluasi (Lukas 15 : 17) : Membandingkan dengan standar kebenaran.
Analisa saja tidak cukup. Kita harus lanjut ke tahap mengevaluasi. Di sini, anak bungsu itu tidak hanya melihat kondisinya yang buruk, tetapi ia membandingkannya dengan realitas di rumah bapanya. Ia ingat bahwa para pekerja upahan di rumah ayahnya hidup jauh lebih baik daripada dirinya sekarang.
Evaluasi adalah proses bertanya : Apa yang salah dengan keadaanku saat ini ?Apa yang kurang ? Ini adalah proses mengukur kehidupan kita dengan standar kebenaran firman Tuhan. Kita perlu mengevaluasi :
- Apakah respons hati kita sudah mencerminkan kasih Bapa ?
- Apakah hidup kita menjadi berkat dan membangun, atau justru menjadi batu sandungan serta meruntuhkan ?
- Mengapa damai sejahtera itu hilang ? Mengapa sukacita itu sirna ?
Evaluasi yang jujur akan membawa kita pada kesimpulan seperti anak bungsu : Keadaanku tidak benar. Ada standar yang lebih tinggi yang sudah aku tinggalkan. Aku perlu kembali.
3. Memutuskan (Lukas 15 : 20) : Bangkit dan kembali kepada Bapa.
Inilah titik kritisnya. Banyak orang hanya berhenti sampai di analisa dan evaluasi. Mereka tahu mereka salah, tahu keadaan mereka buruk, tetapi tidak pernah memutuskan untuk benar-benar mulai berubah. Akibatnya, keputusan tanpa analisa dan evaluasi akan cenderung ngawur atau sembarangan. Sebaliknya, analisa dan evaluasi tanpa keputusan hanya akan berakhir pada penyesalan yang sia-sia.
Anak bungsu mengambil keputusan. Ia bangkit. Kata "bangkit" di sini sangat penting. Itu adalah tindakan aktif. Ia tidak menunggu keadaan berubah dengan sendirinya. Ia bangkit dan melangkah pulang. Kita juga dipanggil untuk mengambil keputusan :
- Putuskan untuk meninggalkan dosa yang merintangi
- Putuskan untuk mengampuni orang yang menyakiti
- Putuskan untuk kembali bersekutu dengan Bapa melalui doa dan firman
Dan ketika kita memutuskan untuk kembali, kita menemukan kebenaran yang indah di ayat 20b : Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Bapa tidak menunggu kita sempurna. Bapa sudah menanti, bahkan berlari menyambut. Dan saat kita kembali, terjadi pemulihan total.
Lukas 15 : 22
Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.
- Jubah terbaik = martabat sebagai anak dipulihkan
- Cincin = otoritas sebagai ahli waris dipulihkan
- Sepatu = status sebagai anggota keluarga, bukan budak, dipulihkan
Take Home Messages :
Mungkin saat ini kita merasa hidup kita sedang tidak terbaca dengan baik. Mungkin ada halaman yang sobek karena kepahitan, ada noda karena dosa yang tersembunyi, atau ada kalimat-kalimat kotor yang tidak seharusnya ada. Namun, Tuhan mengundang kita untuk mengalami proses menuju pemulihan melalui “3M” :
• Menganalisa : Beranikan diri untuk jujur melihat keadaan kita saat ini. Di “kandang babi” apa kita sedang duduk ?
• Mengevaluasi : Bandingkan hidup kita dengan kebenaran Firman. Apakah respons kita sudah mencerminkan kasih Bapa ?
• Memutuskan : Ambil langkah iman hari ini. Bangkit dan kembalilah kepada Allah Bapa kita. Jangan tunda lagi.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



