📌 Ringkasan sebelumnya : Yehezkiel 22
Betapa kecewanya Tuhan terhadap umat-Nya. Kepada Nabi Yehezkiel, Tuhan merinci kesalahan yang telah mereka lakukan. Pencurahan darah atau pembunuhan, melakukan penghinaan terhadap ayah dan ibu, pemerasan, menajiskan Sabat, fitnah, kemesuman dan kekejian, serta suap.
Dalam murka-Nya, Tuhan menyerakkan dan menajiskan mereka. Mereka digambarkan seperti sanga atau kotoran logam yang harus dibuang saat melebur logam. Mereka juga seperti tanah tandus.
Mereka lebih percaya kepada penglihatan palsu dan tenungan bohong. Padahal sebenarnya, Tuhan menantikan seorang yang hendak mempertahankan negeri itu di hadapan-Nya, tetapi tidak juga didapatkan-Nya.
📖 Pengantar Yehezkiel 23
Umat Tuhan dilukiskan sebagai dua bersaudara. Samaria yang mewakili Kerajaan Utara disebut Ohola dan Yerusalem yang mewakili Kerajaan Selatan disebut Oholiba. Yehezkiel melukiskan mereka sebagai orang yang tidak setia kepada Allah dan telah berzinah secara rohani karena bersundal dengan bangsa-bangsa lain. Persundalan di sini menunjuk kepada usaha Israel dan Yehuda untuk bersekutu dengan bangsa-bangsa kafir, daripada mengandalkan Allah sebagai sumber kekuatan dan perlindungan.