📌 Ringkasan sebelumnya : Yehezkiel 23
Umat Tuhan dilukiskan sebagai dua bersaudara. Samaria yang mewakili Kerajaan Utara disebut Ohola dan Yerusalem yang mewakili Kerajaan Selatan disebut Oholiba.
Yehezkiel melukiskan mereka sebagai orang yang tidak setia kepada Allah dan telah berzinah secara rohani karena bersundal dengan bangsa-bangsa lain.Â
Persundalan di sini menunjuk kepada usaha Israel dan Yehuda untuk bersekutu dengan bangsa-bangsa kafir, daripada mengandalkan Allah sebagai sumber kekuatan dan perlindungan.Â
Israel pada mulanya mengadakan persekutuan dengan Asyur dan kemudian dengan Mesir; akhirnya mereka mulai beradaptasi dengan budaya kafir dan menghalalkan ibadah berhala.
"Adiknya", Yehuda kemudian meniru kakaknya, melakukan hal yang sama. Bahkan tingkah laku umat Tuhan ini sempat membuat risih penduduk bangsa kafir yang tidak mengenal Tuhan.Â
Sungguh, Tuhan tidak tahan melihat kebebalan Israel dan Yehuda, ibarat dua kekasih hati-Nya yang tidak setia. Kebebalan umat Tuhan sedemikian tebal hingga mereka tidak gentar walaupun hukuman sudah dijatuhkan kepada kakaknya.Â
📖 Pengantar Yehezkiel 24
Apa yang akan terjadi jika kita terpikat oleh sesuatu yang baik atau yang buruk dalam hidup kita? Bila terpikat oleh hal yang buruk, konsekuensinya adalah hidup kita menjadi hancur.
Syukur kepada Allah, oleh pertolongan Roh Kudus kita dimampukan hidup sebagai anak-anak terang, tak lagi dalam kegelapan, tetap hidup benar, dan taat kepada Allah.