Ringkasan Zakharia 13
Sejak awal, Allah telah memproklamasikan diri-Nya sebagai Allah yang cemburuan. Ia tidak ingin disekutukan dengan ilah lain. Bahkan, Allah akan menghukum "penyembah ilah lain" sampai kepada keturunan ketiga dan keempat.
Zakharia 13:1-6, menampilkan gairah Allah yang ingin membersihkan Israel dari dosa penyembahan berhala. Bukan hanya untuk sesaat, tetapi Allah hendak menghapus berhala itu dari ingatan mereka untuk selamanya. Jadi, tidak seorang pun akan menyebutkan nama itu lagi di antara mereka. Tidak hanya sampai di situ, pembersihan ini pun menyapu "para nabi". Jika kedapatan ada seorang nabi palsu, maka orang tuanya sendiri yang akan menghukum atau membunuhnya. Allah akan menyingkirkan dan mempermalukan para nabi palsu itu. Sampai-sampai, mereka sendiri tidak mau lagi mengaku diri sebagai nabi, bahkan jika dalam kondisi terdesak sekali pun.
Keinginan Allah untuk memulihkan Israel menjadi satu kerinduan yang begitu besar. Ketika saat itu tiba, Allah akan bertakhta sepenuhnya terhadap Israel. Selanjutnya, seluruh orang-orang Israel akan datang menyembah kepada Allah yang benar.
Pengantar Zakharia 14
Dalam perjalanan sejarahnya, bangsa Israel berulang kali ditaklukkan oleh bangsa-bangsa di sekitarnya. Seolah-olah, Allah yang mereka sembah lemah dan tidak mampu berbuat apa-apa. Khususnya, ketika mereka ditindas, dianiaya, dan kejahatan merajalela.