
Filipi 4:6, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."
Janganlah khawatir mengenai apa pun. Dalam segala hal, berdoalah dan ajukanlah permintaanmu kepada Allah. Apa yang kalian perlukan, beritahukanlah itu selalu kepada Allah dengan mengucap terima kasih. (BIS)
Janganlah kuatir akan suatu apa pun, melainkan bawalah segala sesuatu dalam doa. Sampaikan kebutuhan Saudara kepada Allah dan jangan lupa bersyukur atas jawaban-Nya. (FAYH)
Tak bisa dipungkiri, kita semua pernah khawatir ataupun cenderung berpotensi untuk khawatir. Bahkan, mungkin sekarang ini Saudara sedang khawatir. Apa yang menjadi kekhawatiran kita hari ini?
Namun tentu, kita tidak mesti terus-menerus larut ataupun terhanyut dalam rasa khawatir.
Kenapa? Karena terutama Allah yang berjanji bahwa kita dapat menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya, menyampaikan apa yang menjadi beban rasa khawatir kita dan apa yang kita harapkan menjadi pertolongan Tuhan melalui doa kepada-Nya.
Melalui pesan firman Tuhan hari ini pun kita diingatkan, intinya tiga langkah untuk mengatasi kekhawatiran:
Karena kalau kita terus-menerus khawatir, maka pikiran kita sebenarnya selalu ditarik ke 100 kemungkinan ataupun skenario buruk dengan kita sendiri yang menjadi sutradaranya, yang mungkin tidak akan menyelesaikan masalah, malah cuma menguras tenaga dan pikiran baik kita.
Daripada hanya terus-menerus memikirkan apa yang menjadi masalah kita, nyatakanlah permohonan kita kepada Tuhan. Curhat kepada Tuhan adalah salah satu hak istimewa kita sebagai anak-anak-Nya. Dengan berdoa yang sungguh-sungguh, beban berat di pundak maupun pikiran kita itu akan berpindah alamat dari pundak maupun kepala kita ke tangan Bapa yang mahakuasa.
Apa pun yang menjadi jawaban-Nya saat ini terhadap doa kita, tetaplah mengucap syukur, sembari melakukan apa yang menjadi bagian kita. Maka, damai sejahtera akan senantiasa menjadi bagian kita, karena Tuhan yang memberikannya kepada hati maupun pikiran kita.
"Tak seorang pun dapat memperpanjang umurnya, biarpun sedikit, dengan kekhawatiran." (Matius 6:27, BSD)
~ Yuliana Sondakh