
Selain apa yang kita pikirkan maupun yang menjadi kebiasaan kita itulah yang akan membentuk jati diri atau karakter kita, saya percaya lagu puji-pujian rohani yang kita nyanyikan—terutama apabila kita menyanyikannya dari hati yang sunguh-sungguh—dapat sedikit-banyak mempengaruhi maupun membentuk pola pikir, arah hidup, dan sikap hati kita.
Kalau mau kita coba renung-renungkan, bukankah apa yang kita jalani maupun miliki hari-hari ini juga seperti apa yang dahulu sering kali kita nyanyikan melalui lagu-lagu pujian rohani kita? Dengan kata lain, kita hari ini adalah apa yang kita nyanyikan di hari kemarin.
Karena itu, sebegitu pentingnya kita memuji Tuhan lewat nyanyian rohani. Ini tidak hanya ketika kita beribadah atau berada di gereja, melainkan juga mungkin ketika sedang mengemudi, melakukan aktivitas sehari-hari di rumah ataupun di luar rumah seperti dekat dengan alam, dan lainnya.
Efesus 5:19, "Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati."
Pakailah kata-kata dari mazmur, nyanyian puji-pujian dan lagu rohani, dalam percakapan-percakapanmu. Hendaklah kalian dengan hati yang gembira menyanyikan puji-pujian kepada Tuhan. (BIS)
Hendaklah Saudara banyak membicarakan Tuhan, mengutip mazmur serta puji-pujian, dan menyanyikan lagu-lagu rohani dengan tulus hati. (FAYH)
Sing to each other …Psalms/songs with words from the Scriptures, sing other songs that the congregation knows, and songs that God's Spirit gives you. Sing these Psalms and other songs sincerely to praise the Lord Jesus. (DEIBLER)
Pertanyaannya, masihkah Sauudara sungguh-sungguh bernyanyi bagi Tuhan, ataukah sekadar menyanyi? Sadarkah Saudara akan kata-kata yang Saudara lafalkan dalam puji-pujian Saudara kepada Tuhan? Dan apakah Saudara menyadari bahwa mungkin apa yang Saudara alami hari-hari ini pun ialah dampak dari lagu-lagu rohani pula yang pernah Saudara naikkan dulu?
Bukan berarti memang memberhalakan sebuah lagu ataupun mengagung-agungkan pencipta lagu, melainkan yakinlah bahwa ada kuasa dalam perkataan juga, dan ada kuasa dalam pujian kita kepada Tuhan.
Mazmur 150:1 (FAYH), "HALELUYA! Ya, pujilah Tuhan! Pujilah Dia di dalam Bait-Nya, dan di cakrawala yang dibuat-Nya dengan kuasa yang besar."
Hallelujah! Praise God in his holy house of worship, praise him under the open skies. (MSG)
~ FG