
Tidak usah muluk-muluk dulu mengaku bahwa Dia sebagai Tuhan dan Raja dalam hidup kita, namun mulailah dulu merenungkan apakah Dia juga masih Raja dengan memperlihatkannya di dalam cara kita berkendara di jalan raya?
Apakah Dia masih menjadi Raja dalam cara berpikir kita?
Apakah Tuhan Yesus masih juga sebagai Raja di dalam kita bersosial media dan ketika jari-jemari kita berselancar di dunia maya?
Apakah Dia juga masih Raja dalam kita mengelola keuangan maupun menjalin persahabatan?
Apakah Dia masih Raja dalam kita berkeinginan, berkehendak, dan masih banyak hal yang lainnya?
Jika kita masih belum bisa menjadikan-Nya Raja dalam hal-hal yang mungkin kecil itu, bagaimana mungkin kita bisa mengaku telah menjadikan-Nya Raja dalam hidup kita?
Semoga kita dapat menjadikan Dia sungguh-sungguh sebagai Raja di dalam segenap kehidupan kita.
1 Petrus 3:15a (TSI), "Di tengah penderitaan, tinggikanlah Allah sebagai Penguasa hidupmu."
Sebaliknya, hormatilah Kristus di dalam hatimu dan akuilah Dia selalu sebagai Tuhan dalam hidupmu. (BSD)
Dengan tenang serahkanlah diri Saudara kepada Kristus, Tuhan Saudara. (FAYH)
Instead, you must worship Christ as Lord of your life. (NLT)
Through thick and thin, keep your hearts at attention, in adoration before Christ, your Master. (MSG)
Instead, acknowledge in your …inner beings/hearts that Christ is the one who is in complete control of your lives. (DEIBLER)
~ FG