
Kita telah mengetahui bahwa tahun ini adalah Tahun Amanat Agung, dan kita telah belajar mengenai empat buah karakter untuk melakukan Amanat Agung, hari ini kita akan mengetahui juga sebuah metode yang disampaikan oleh Rick Warren terkait penyelesaian mandat dari Tuhan Yesus tersebut.
Menurut Rick Warren, melalui pertemuan The 14th General Assembly oleh World Evangelical Alliance di Korea Selatan pada Oktober 2025 yang lalu dengan tema The Gospel for Everyone by 2033, ada sebuah metode dengan akronim "PEACE" yang merupakan kependekan dalam bahasa Inggris untuk:
Namun, untuk melakukannya, diingatkan seperti pada renungan sehari sebelumnya, kita perlu memiliki sifat atau karakter seperti Tuhan Yesus, sebagai murid-murid Tuhan Yesus. Ingat empat karakter sebelumnya, bukan?
Roma 8:29, "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."
For those whom He foreknew [of whom He was aware and loved beforehand], He also destined from the beginning [foreordaining them] to be molded into the image of His Son [and share inwardly His likeness], that He might become the firstborn among many brethren. (AMP)
God knew what he was doing from the very beginning. He decided from the outset to shape the lives of those who love him along the same lines as the life of his Son. The Son stands first in the line of humanity he restored. We see the original and intended shape of our lives there in him. (MSG)
1 Yohanes 2:6, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."
Jadi, kalau kita mengaku bahwa kita sudah bersatu dengan Allah, hendaklah kita menaati Dia sepenuhnya, sama seperti Yesus taat kepada Bapa semasa hidup-Nya di dunia. (TSI)
Barangsiapa mengatakan bahwa ia orang Kristen, ia harus hidup seperti Kristus. (FAYH)
Tanpa mau hidup seperti Kristus telah hidup, maupun tanpa mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh, kita tidak akan memiliki kerinduan untuk melakukan maupun terutama menyelesaikan Amanat Agung. Siaplah untuk memanen jiwa-jiwa.
Matius 9:7, "Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: 'Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit."
Lalu Dia berkata kepada kami murid-murid-Nya, "Semua ladang gandum ini sudah siap dipanen, tetapi orang yang menuainya hanya sedikit." (TSI)
Then he gave this illustration to us disciples: "The people who are ready to receive my message are like a field that is ready to be harvested {for people to harvest}. But there are only a few of you who are teaching people my message." (DEIBLER)
~ FG