
1 Tesalonika 5:17 merupakan salah satu ayat terpendek. Selain "Maka menangislah Yesus" (Yoh. 11:35), "Tetaplah berdoa" adalah satu dari frasa tersingkat tersebut yang ada dalam Alkitab.
Bahasa aslinya pun, Yunani, untuk kata 'tetaplah' menggunakan kata 'adialeiptos', yang berarti juga selalu, tidak putus-putusnya. Bukan berarti non-stop, melainkan berulang, berkala. Suatu sikap bergantung yang menetap pada Tuhan. Dan ibarat percakapan terbuka yang konstan dengan-Nya.
Catatan Full Life juga menegaskan, kata 'tetaplah' tidak berarti terus-menerus mengucapkan doa yang formal. Sebaliknya, yang dimaksudkan ialah berulang-ulang menaikkan bermacam-macam doa pada segala kesempatan sepanjang hari.
Mungkin seperti diwakili oleh sebuah himne atau lagu rohani lama berjudul I Need Thee Every Hour yang diterjemahkan sebagai "Ya Tuhan, Tiap Jam":
Ya Tuhan, tiap jam 'ku memerlukan-Mu,
Engkaulah yang memb'ri sejahtera penuh.
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
'ku datang, Jurus'lamat, berkatilah!
Bagaimana dengan Saudara dan saya?
Masihkah kita juga mengandalkan Tuhan dan senantiasa senang berdoa?
Yakobus 5:16b (BIS), "Sebab itu, hendaklah kalian saling mengakui kesalahan dan saling mendoakan, supaya kalian disembuhkan. Doa orang yang menuruti kemauan Allah, mempunyai kuasa yang besar."
Confess to one another therefore your faults (your slips, your false steps, your offenses, your sins) and pray [also] for one another, that you may be healed and restored [to a spiritual tone of mind and heart]. The earnest (heartfelt, continued) prayer of a righteous man makes tremendous power available [dynamic in its working]. (AMP)
Make this your common practice: Confess your sins to each other and pray for each other so that you can live together whole and healed. The prayer of a person living right with God is something powerful to be reckoned with. (MSG)
"Prayer should be, in many ways, the dominant feature of your life, much like breathing." (John MacArthur)
"Jika saya berdoa dan Tuhan sudah memberi jawaban doa, itu yang terbaik bagi saya. Jika saya berdoa dan Tuhan belum memberi jawaban doa, itu yang terbaik bagi saya. Jika saya berdoa dan Tuhan tidak memberi jawaban doa, itu yang terbaik bagi saya." (Juan Lesmana)
~ FG