
Pdt. Niko Njotorahardjo pernah menciptakan sebuah lagu berjudul Ujilah Aku Tuhan, yang mungkin berasal dari mazmur Daud, serta berisikan sejumlah liriknya seperti sebagai berikut ini:
Ujilah aku, Tuhan
Cobalah aku, Tuhan
Selidiki batinku dan hatiku
Mataku tertuju pada-Mu
Aku cinta pada-Mu, Tuhan
Aku rindu hadirat-Mu, Tuhan
Aku ingin selalu dekat pada-Mu
Menikmati kehadiran-Mu
Seorang hamba Tuhan pun merenungkan kata-kata pada bait pertama tersebut, serta betapa sangat tersentuh, bahkan hampir tidak memberanikan diri untuk menyanyikan pujian penyembahan tersebut oleh karena kejujuran dan kedalaman kata-katanya:
"Ujilah aku, Tuhan. Cobalah aku, Tuhan. Selidiki batinku dan hatiku…"
"Tes aku, Tuhan. Periksa aku. Kenalilah jalan pikiranku, ya Tuhan."
Bagaimana dengan kita, Saudara dan saya?
Beranikah kita sungguh-sungguh juga meminta kepada Tuhan untuk menguji kita, memeriksa, menyelidiki isi batin serta hati kita, apa yang kira-kira akan didapati oleh-Nya? Masihkah kita memiliki kejujuran yang sepenuhnya terhadap Tuhan, terutama kasih yang mula-mula kita kepada-Nya?
Mazmur 26:2, Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku."
Selidikilah aku, ya TUHAN, dan ujilah aku, periksalah keinginan dan pikiranku. (BIS)
TUHAN, ujilah aku dan cobalah aku. Periksalah hatiku dan perasaanku. (VMD)
Examine me, GOD, from head to foot, order your battery of tests. Make sure I'm fit inside and out. (MSG)
Bahkan, dalam bahasa asli Ibraninya yang dipakai untuk kata 'batin' ialah menunjuk pada organ ginjal kita! Dan kita tahu bahwa, hati (maupun menurut sebuah referensi, ginjal tersebut) adalah "kantor pusat" kita maupun tempat kedudukan dalam menentukan kehendak, hati nurani, serta karakter moral sebagai manusia.
Bagaimana keadaan "ginjal" dan hati kita? Seperti apakah motivasi kita hari-hari ini? Masihkah kita memiliki ketulusan? Apakah kita tidak mendua hati?
Amsal 15:11 (TSI), "Dasar jurang kematian pun terlihat jelas di mata TUHAN, terlebih lagi isi hati manusia."
TUHAN tahu dunia orang mati dan seluk beluknya; mana mungkin pikiran manusia disembunyikan dari Dia? (BIS)
Even hell holds no secrets from GOD--do you think he can't read human hearts? (MSG)
~ FG