
Seorang petinju, ketika diwawancarai tentang bagaimana pendapatnya mengenai pertandingan yang telah dimenangkannya dengan hampir saja mengalami kekalahan, ia menjelaskan bahwa sebagai seorang petarung di ring, sudah semestinya memberikan performa maupun penampilan yang terbaik dari masing-masing.
Apa pun dapat terjadi di ring tinju, dan kedua petinju memang sudah selayaknya memberikan penampilan ataupun pertarungan yang terbaik, selain untuk memperoleh kemenangan, yaitu lebih pada agar para hadirin atau penonton, baik yang di rumah melalui layar televisi maupun yang di gelanggang, tidak merasa sia-sia ataupun bosan dalam melihat pertandingan tersebut.
Jika seorang petarung tinju ingin memberikan yang terbaik di dalam ajang ataupun acara yang sebentar saja ada lalu lenyap dan mungkin dilupakan begitu saja, bukankah kita sebagai prajurit-prajurit Tuhan Yesus sudah selayaknya lebih memberikan yang terbaik di dalam pertandingan iman maupun peperangan rohani yang sering kali kita alami setiap hari?
Tanpa keinginan untuk rela berjuang serta kewaspadaan setiap waktu, kita akan mudah kalah dan menyerah terhadap pencobaan, permasalahan, maupun pergumulan. Sebab, peperangan rohani maupun pertandingan iman yang dialami oleh setiap kita itu nyata. Mungkin senyata pukulan seorang petinju terhadap lawannya. Dan sekadar omongan ataupun ancaman di luar ring tinju tidaklah senyata bagaimana kenyataan yang ada dan benar-benar terjadi ketika berada di dalam ring tinju.
Yakobus 2:18 (BIS), "Mungkin ada yang berkata, 'Ada orang yang bersandar kepada imannya dan ada pula yang bersandar kepada perbuatannya.' Saya akan menjawab, 'Tunjukkanlah kepada saya bagaimana orang dapat mempunyai iman tanpa perbuatan dan saya akan menunjukkan dengan perbuatan bahwa saya mempunyai iman.'"
1 Timotius 6:12, "Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi."
Berjuanglah terus bagi Dia. Berpeganglah pada hidup kekal yang diberikan Allah kepadamu, dan yang dengan tegas kauakui di hadapan banyak saksi. (FAYH)
Keeping your faith is like running a race. Try as hard as you can to win that race. Be sure you get that life that continues forever. You were called to have that life. And you confessed the great truth {about Christ} in a way that many people heard you. (EVD)
Jadi, ada pertandingan iman yang benar serta layak untuk diperjuangkan. Dan dalam pertandingan iman ini, sudahkah kita memberikan yang terbaik?
2 Timotius 4:7 (BSD), "Saya sudah melakukan tugas saya dengan sebaik-baiknya dan saya tetap setia kepada Kristus sampai akhir."
Aku telah lama berjuang dengan gigih bagi Tuhan, dan sepanjang perjuangan itu aku tetap setia kepada-Nya. Sekarang tiba waktunya bagiku untuk berhenti berjuang dan beristirahat. (FAYH)
I have fought well. I have finished the race, and I have been faithful. (CEV)
~ FG