Manusia diciptakan sesungguhnya dengan “DNA” atau tujuan utama awalnya yakni memerintah bersama Allah. Memerintah bersama Tuhan sering kali dengan cara keadilan, kebenaran, serta kedamaian. Namun, karena manusia jatuh dalam dosa, maka kehilangan tujuan yang mula-mula itu.
Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Kejadian 2:15
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
Kejadian 3:1
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
Kekristenan bukanlah sekadar tentang ibadah pada hari Minggu dan di gereja saja, melainkan ialah pemerintahan bersama kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan.
Sayangnya, banyak orang Kristen yang belum menjadi pemenang di dalam kehidupan sehari-hari, memerintah dengan wibawa dan otoritas ilahi, dan berkat bagi orang lain, serta masih memiliki mental yang “miskin secara rohani” (melakukan prinsip-prinsip duniawi, hidup dalam ketidakbenaran, ketidakkudusan).
Tuhan telah memberikan kita sebagai anak-anak-Nya kuasa serta otoritas untuk memerintah di bumi ini bersama kerajaan-Nya, karena itu janganlah mengabaikan mandat ilahi tersebut, apalagi tidak lagi menjadikan Dia sebagai Raja yang berkuasa dan bertakhta dalam hati serta hidup kita, melainkan malah membuat harta, materi, dan sekadar hal-hal lahiriah sebagai “raja” di kehidupan kita.
Sesungguhnya, dosa bukan sekadar karena melakukan apa yang kita lakukan, melainkan juga lebih pada karena tidak melakukan apa yang semestinya kita lakukan.
Janganlah sekadar mengejar uang ataupun materi, dan mengerjakan seturut sistem dunia, melainkan kejarlah atau melakukan sesuatu yang berkualitas, serta menaati sistem kerajaan Allah. Juga jangan lagi mengejar keakuan (segala sesuatu hanya tentang “aku, aku, dan aku”), kemuliaan diri, memperkaya diri sendiri, keangkuhan ataupun kesombongan, melainkan serahkanlah, relakanlah, dan tundukkanlah segala pemikiran, kehendak pribadi, jalan hidup, dan hati kita hanya kepada Tuhan.
Lukas 4:5-8
Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia. Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
Di manapun kita berada, kita dapat memerintah bersama Dia serta menerapkan prinsip-prinsip kerajaan Allah, mengelola, dan memeliharanya. Apa pun yang tidak kita kelola ataupun pelihara dan rawat secara setia, lambat-laun pasti akan hilang. Sebab, di dalam setiap kepercayaan yang kita terima pasti ada sebuah tanggung jawab.
Tuhan rindu memulihkan segala sesuatu di dalam hidup kita, terutama agar kita dapat menerima otoritas serta pemberdayaan dari-Nya untuk menjadi berkat pada banyak segi maupun area (pekerjaan, pendidikan, dan lainnya) di luar sana, dan di mana saja. Sebab, kita adalah garam dan terang dunia!
Matius 16:15-19
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Ingat, iman kita akan menentukan arah hidup kita, dan arah hidup kita akan menentukan tujuan hidup kita.
Kiranya, jangan sampai tujuan awal yang mulia dari Tuhan, yaitu memerintah seturut prinsip-prinsip kerajaan Allah itu terhilang dari hidup kita. Sebab, kita juga terpanggil untuk memperluas kerajaan-Nya, memerintah bersama-Nya sebagai wakil-wakil-Nya selama masih hidup di bumi ini dan berada di tengah dunia, yang memerintah dengan kasih, sukacita, dan kebenaran agar hanya nama Tuhan yang dipermuliakan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



