Kita sedang hidup di dunia sebagai tempat sementara, di mana nanti pasti akan kita tinggalkan pada akhir napas kita. Dunia sudah terkutuk sejak Adam jatuh ke dalam dosa. Kita tidak selama-lamanya tinggal di dunia ini.
Dunia juga adalah tempat pembentukan karakter, di mana kita seharusnya bergantung penuh kepada Tuhan, sebab dunia sekarang ini adalah perjalanan maupun persiapan bagi kita untuk menuju Tanah Perjanjian (Yerusalem Baru atau Kerajaan Surga).
Namun, dunia ini juga ibarat padang gurun dalam kehidupan kita. Seperti apakah gambaran padang gurun tersebut:
• Gurun pasir yang tandus, panas, liar, tidak berpenghuni, dan berbahaya, di mana maut selalu mengintai. Tempat yang tidak diingini oleh siapa pun, dan ditinggalkan oleh semua bangsa.
• Tanah keputusasaan di mana sepenuhnya tidak dapat didiami karena bayang-bayang kematian (binatang mematikan: ular, kalajengking) selalu bersembunyi, siap menelan siapa saja yang melaluinya.
• Daerah yang seluruhnya tertutup pasir, sehingga banyak “pasir hisap” di mana jika seseorang sekali tengelam, maka kemungkinan besar dia tidak akan dapat keluar.
Umat Israel juga pernah mengalani masa-masa memasuki padang gurun. Namun, kapan bangsa Israel mendapatkan berkat dan penyertaan Tuhan? Justru ketika bangsa Israel di padang gurun, dalam keadaan tidak memiliki apa-apa, hanya hidup di dalam iman, namun mendapatkan roti manna dan air dari Tuhan saja.
Beberapa contoh nyata pemeliharaan Allah yang nyata di padang gurun bagi orang-orang Israel:
Keluaran 16 : 35
Orang Israel makan manna empat puluh tahun lamanya, sampai mereka tiba di tanah yang didiami orang; mereka makan manna sampai tiba di perbatasan tanah Kanaan.
Keluaran 13 : 21
TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
Ulangan 29 : 5
Empat puluh tahun lamanya Aku memimpin kamu berjalan melalui padang gurun; pakaianmu tidak menjadi rusak di tubuhmu, dan kasutmu tidak menjadi rusak di kakimu.
Mazmur 78 : 15 - 16
Dibelah-Nya gunung batu di padang gurun, diberi-Nya mereka minum banyak air seperti dari samudera raya; dibuat-Nya aliran air keluar dari bukit batu, dan dibuat-Nya air turun seperti sungai.
Ulangan 8 : 2
Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencoba engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.
Orang Israel ada di padang gurun atas kehendak Tuhan, maka Tuhan yang bertanggung jawab. Demikian juga, jika Tuhan menentukan kita hidup untuk di dunia, dan hidup menurut rencana dan kehendak-Nya, maka Tuhan yang akan bertanggung jawab atas hidup kita.
Contoh-contoh hamba Tuhan yang pernah tinggal di padang gurun:
• Musa dan Bangsa Israel
Bangsa Israel mendapatkan penyertaan Tuhan di padang gurun, dan ada pelajaran besar: di dalam ketidakcukupan, Tuhan yang mencukupkan dan menyediakan.
• Daud
Padang belantara Yehuda, di sekitar Zif, Maon, dan En-Gedi, tempat Daud melarikan diri dari kejaran raja Saul (Hakim-hakim 1:16; 1 Samuel 23:14, 24; 24:1); dan wilayah padang belantara sisi timur Sungai Yordan, gurun Siria-Arab (Bilangan 21:13; Ulangan 1:1; 4:43).
• Yusuf anak Yakub
Padang belantara Dotan, tepat di sebelah selatan Lembah Yizreel, tempat Yusuf dibuang ke lubang air oleh saudara-saudaranya (Kejadian 37:17, 22).
• Yohanes Pembaptis
Berkhotbah di padang gurun tentang kebenaran yang memerdekakan.
• Yesus Kristus
Yesus pun memulai pelayanan-Nya di padang gurun, Dia berpuasa selama 40 hari untuk memulai pelayanan-Nya (Matius 4:1-2). Setelah berpuasa, Dia masuk ke dalam pencobaan. Tiga kali Tuhan Yesus dicobai Iblis, tiga kali pula Tuhan Yesus menang atas pencobaan itu.
Tujuan “padang gurun” dalam kehidupan kita:
• Untuk belajar taat dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan (Ulangan 8:2-3).
• Untuk sebagai tempat dibersihkan dari ketergantungan pada hidup yang duniawi (Roma 12:2).
• Untuk menjadi tempat dibentuknya karakter, seperti Musa, Daud, dan Yesus (Matius 4:1-11).
Padang gurun kita bisa saja berupa seperti:
1. Kesendirian ataupun keterasingan, merasa tidak dimengerti, tidak dihargai, atau ditinggalkan oleh orang-orang yang terdekat.
2. Kehilangan, kehilangan orang yang dicintai karena kematian, perpisahan, atau pengkhianatan, kehilangan pekerjaan, impian, atau arah dan tujuan hidup.
3. Kegagalan, gagal dalam pendidikan, bisnis atau usaha, serta pelayanan, rasa putus asa karena tidak berhasil, meskipun sudah berusaha keras.
4. Pencobaan dan ujian, masa-masa di mana iman kepada Tuhan terasa goyah, merasa Tuhan jauh ataupun tidak menjawab doa.
5. Kesulitan ekonomi, merasa hidup dalam kekurangan, utang-piutang, atau kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup.
6. Penyakit dan penderitaan fisik, sakit kronis yang tidak kunjung sembuh, merawat orang sakit dalam jangka waktu yang lama.
7. Kekeringan rohani, tidak merasakan hadirat Tuhan saat berdoa, membaca firman, atau beribadah, hati yang kering, kosong, dan merasa letih secara batiniah.
8. Perjuangan melawan dosa, berjuang dengan menghadapi kebiasaan-kebiasaan yang buruk, kecanduan, rasa bersalah atau malu atas masa lalu, pertarungan batin antara ingin hidup benar dengan sifat kelemahan manusia.
Bagaimana dan apa saja kunci supaya dapat “menikmati” meski sedang berada pada masa-masa padang gurun:
• Jangan menghindari ataupun menyangkali
• Taat saja pada perintah Tuhan
• Berserah total pada Tuhan
• Tetap sabar serta tekun
Ibrani 13 : 5b
Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Padang gurun dapat menjadi padang rumput ataupun berkat apabila kita tetap setia berjalan bersama dengan Tuhan. Ada pemeliharaan dari Tuhan bagi kita di padang gurun. Jika bukan Tuhan yang memelihara, menolong, dan menyertai, kita tidak akan pernah sanggup.
Yesaya 32 : 15 - 16
Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran.
Sekiranya kalau Tuhan menaruh kita di “padang gurun” kehidupan ini, yakin dan percayalah ada ‘Tanah Perjanjian’ yang menanti kita di depan sana yang dijanjikan serta telah disediakan oleh-Nya bagi kita yang taat, setia, dan percaya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



