Berbicara tetang menantikan sesuatu yang baik dan mulia di tengah keadaan yang sulit, kita belajar dari Yusuf. Cerita tentang Yusuf adalan seorang pemuda yang mengalami perlakuaan jahat dari saudaranya dan ketidak adilan dari orang-orang di sekitarnya, namun Yusuf menjaga hati dan telinganya.
Hidup manusia seperti kepingan puzzle, yang harus dirangkai dengan sabar.
Kejadian 37 : 5
Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara saudaranya, sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.
Yusuf dibuang di sumur dan dijual sebagai budak.
Kejadian 37 : 19
Kata mereka seorang kepada yang lain : Lihat tukang mimpi kita datang !, Sekarang marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan dia kedalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan : Seekor binatang buas telah menerkamnya. Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpi itu !
Namun demikian penyertaan Tuhan membuat apa saja yang dikerjakan kedua tangan Yusuf menjadi berhasil. Hal ini terjadi bukan karena kuat dan gagah Yusuf sebagai pribadi, tapi semua karena Tuhan.
Kejadian 39 : 2
Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaanya, maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang mesir itu.
Hal-hal yang dibutuhkan untuk menjalani masa penantian :
1. Menjaga kekudusan
Kejadian 39 : 8
Bahkan di rumah ini, ia tidak lebih besar kuasanya daripadaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya, bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini, dan berbuat dosa terhadap Allah ?
Dalam masa penantian, kita harus menjaga kekudusan dan tetap hidup benar.
2. Menjalani dengan kesabaran
Kejadian 39 : 20
Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya, dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.
Penjara dan padang gurun adalah tempat terbaik untuk refleksi diri, merendahkan diri, duduk di kaki Tuhan, dan meningkatkan waktu pribadi dengan Tuhan.
3. Tetap percaya pada janji Tuhan
Kejadian 40 : 23
Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.
Jangan putus asa !
Amsal 23 : 18
Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.
4. Menggunakan talenta untuk memuliakan Tuhan
Kejadian 41 : 16
Yusuf menyahut Firaun : Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun.
Yusuf dipercayakan talenta untuk memuliakan Tuhan. Demikian pula dengan kita. Karena karakter dan talenta itu unik, dipergunakan untuk memuliakan Tuhan Yesus, perlu kerendahan hati, dan menghasilkan multiplikasi.
Dalam masa penantian, hubungan pribadi dengan Tuhan menjadi hal yang terpenting.
Talenta Yusuf menyelamatkan bangsa Mesir, dan hati Yusuf yang mengampuni menyelamatkan keluarga (bangsa Israel).
Pesan terakhir Yusuf kepada saudara-saudaranya agar tetap setia dalam masa penantian.
Kejadian 50 : 24 - 26
Berkatalah Yusuf kepada saudara saudaranya: tidak lama lagi aku akan mati,tentu Allah akan memperhatikan kamu keluar dari negeri ini ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Lalu Yusuf menyuruh anak anak Israel bersumpah, katanya : Tentu Allah akan memperhatikan kamu; pada waktu itu kamu harus membawa tulang tulangku dari sini. Kemudian matilah Yusuf berumur seratus sepuluh tahun, mayatnya dirempah rempahi dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.
Dalam masa penantian, tetaplah percaya kepada rencana Tuhan, sabar menanti janji Tuhan, dan tetap menjaga hati, maka semua hal baik akan terjadi dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



