Mungkin kita sering mendengar tentang berjaga-jaga, suatu sikap mental yang siap sedia kapan saja, dan di manapun, apalagi karena kita selalu terhubung dan melekat dengan Tuhan.
Bersyukurlah apabila kita mengalami tekanan maupun permasalahan, sebab sering kali akan memunculkan maupun mengeluarkan kualitas yang terbaik dari hidup kita. Jangan sampai hanya penampilan luar, atau akhirnya “kelihatan aslinya” kita, melainkan sungguh-sungguhlah isi di dalam kita sesuai dengan apa yang kita tampilkan di luar.
Kita menyembah Allah yang hidup, bukan sebagai penyembah-penyembah berhala. Karena itu, tetaplah menyembah Dia meskipun apa pun yang kita doakan mungkin belumlah terjawab. Dan diingatkan juga, bahwa kita mempunyai bagian ataupun tugas untuk dikerjakan, selain Tuhan yang melakukan bagian-Nya.
Jika seekor burung pipit di udara saja dipelihara oleh-Nya, apalagi kita anak-anak-Nya. Dan apabila seorang bapa dunia saja yang penuh kelemahan serta kekurangan begitu memperhatikan dan mengasihi anak-anaknya, apalagi Bapa kita yang di surga terhadap kita semua anak-anak-Nya.
Apa yang mesti kita pelajari, sadari, serta ketahui terkait berjaga-jaga?
Matius 26 : 41
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.
Hal apa pun sebenarnya bisa saja menjadi pencobaan bagi kita, apalagi apabila kita tidak mau berhati-hati. Misalnya, sebelumnya tulus, namun setelah diberkati menjadi sombong dan mengandalkan materi, bahkan melupakan Tuhan. Jadi, bukan sekadar penderitaan saja yang merupakan pencobaan, melainkan juga keberhasilan. Oleh sebab itu, berjaga-jagalah serta lebih sering mengawasi diri kita sendiri (1 Timotius 4:16).
Ingatlah juga bahwa Allah Roh Kudus adalah Pribadi, bukan sekadar perasaan-perasaan, dan Dia berdiam di dalam diri kita. Datang atau hadir itu sementara, namun berdiam itu sesungguhnya permanen. Karena itu, sebagai tempat kediaman Roh Allah, apakah kita menjaga dengan sebaik-baiknya?
Kita dapat hidup berbeda daripada orang-orang dunia bukan karena kekuatan ataupun kehebatan sendiri, melainkan oleh sebab Roh Kudus saja, karena itu sesungguhnya tidak ada yang perlu kita sombong-sombongkan. Pilihlah untuk rendah hati. Dan jangan mengandalkan kedagingan.
Roh Kudus memang tinggal dan berdiam di dalam kita, namun Dia tidak akan diam saja, melainkan tetap bekerja dan bergerak dalam maupun melalui kita.
1 Yohanes 2 : 15 - 17
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Diingatkan juga untuk berhati-hati terhadap apa yang kita lihat melalui mata ini. Banyak orang juga yang ingin serba cepat hari-hari ini, namun sangat jarang yang mengerti tentang makna keheningan serta ketenangan, dan proses yang perlu maupun kedalaman untuk memandang berbagai hal dengan sudut pandang yang luas, bukan yang sempit.
Bersyukurlah apabila Tuhan menegur kita, sebab melalui teguran itu Dia juga memberi kita jalan keluar, di dalam hal apa pun yang mungkin kita alami selama masih hidup di dunia ini.
Kejadian 3 : 1
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
Berjaga-jagalah, terlebih oleh karena kita ini adalah para penjaga, terutama penjaga iman. Sebab, apa yang tidak dijaga, akan hilang. Terutama, jagalah integritas dan karakter kita. Jadilah orang yang bisa dipercaya setiap waktu. Kita mungkin merasa kita percaya pada Tuhan, namun pertanyaannya apakah Tuhan bisa percaya pada kita?
Dan tanda orang yang dewasa rohani ialah bertanggung jawab dengan apa pun yang masih Tuhan percayakan kepadanya, apa pun itu bentuknya, serta masih sebesar apa saja ukurannya.
Berjaga-jagalah terhadap siasat Iblis (musuh rohani yang telah ada sejak lama) yang menaruh tawaran keraguan agar kita tidak mau percaya pada firman. Dosa (‘hamartia’: meleset dari sasaran) bukan sekadar karena melakukan apa yang kita lakukan, melainkan lebih pada tidak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan.
Kejadian 2 : 15
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
Seperti halnya, Adam yang semestinya tegas terhadap menjaga Hawa agar menolak tawaran Iblis, namun tidak melakukannya. Janganlah kita demikian, dan melakukan dosa pengabaian ataupun hanya diam. Ingat, kegelapan adalah karena ketiadaan terang.
Yakobus 4 : 17
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.
Yesaya 14 - 13 - 14
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
Berjaga-jagalah terhadap keinginan, keakuan, maupun kehendak diri sendiri, melainkan biarlah hanya kehendak Allah yang terjadi dan tergenapi di dalam hidup kita. Jagalah hati, pikiran, dan hidup kita.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



