Tuhan ingin setiap kita, sebagai murid-Nya memiliki pikiran Kristus, ini yang disebut murid sejati.
1 Korintus 2 : 16
Sebab : Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia ? Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.
Apa yang kamu pikirkan, itulah kamu.
Amsal 23 : 7
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.
Hidup kita hari ini adalah hasil dari apa yang kita pikirkan kemarin, dan hidup kita besok sangat ditentukan oleh apa yang kita pikirkan hari ini.
Pikiran kita akan menentukan arah hidup kita :
Pikiran salah → keputusan salah → hidup tersesat
Pikiran benar → keputusan benar → hidup terarah
Roma 12 : 2
Berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah.
Jika kita tidak belajar menguji pikiran, maka pikiranlah yang akan menguji iman kita.
2 Korintus 10 : 5
Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.
Masalah terbesar kita sering kali bukan keadaan kita, melainkan gambaran kita tentang Tuhan.
Matius 9 : 29
Jadilah kepadamu menurut imanmu.
Kondisi boleh membatasi kita, tetapi iman menentukan seberapa besar kita memberi ruang bagi Tuhan bekerja. Dan iman selalu dimulai dari pikiran yang benar tentang Tuhan.
Filipi 4 : 8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
You can not stop the birds from flying over the head but you can stop them from building a nest in your head. (Burung dapat saja terbang diatas kepala kita, tapi jangan ijinkan burung membangun sarang diatas kepala kita) -
Yakobus 1 : 14 - 15
Setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Perhatikan urutannya : pikiran datang → dipikirkan → dipercaya → dilakukan → menjadi kebiasaan.
Kolose 3 : 2
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Setiap kali sebuah pikiran datang, ajukan 3 pertanyaan sederhana :
1. Apakah ini kebenaran atau hanya perasaan ?
Yohanes 8 : 32 - kebenaran itu memerdekakan.
2. Apakah pikiran ini membawaku lebih dekat kepada Kristus atau menjauh ?
Roma 8 : 6 - pikiran yang dikuasai Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
3. Apakah Yesus akan memikirkan hal ini dengan cara yang sama ?
Kita tidak berkuasa akan pikiran yang datang, tapi kita dapat memilih untuk berpikir seperti Kristus. Apa yang kamu pikirkan, itulah kamu - dan ketika pikiranmu dikuasai Kristus, hidupmu akan memuliakan Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati