📌  Ringkasan sebelumnya : Yehezkiel 8
Melalui penglihatan, Tuhan menunjukkan Yerusalem kepada Yehezkiel untuk melihat kekejian besar yang dilakukan oleh umat Tuhan, yakni dosa penyembahan berhala.
Pertama, mereka melakukan penyembahan kepada berhala cemburuan. Penyembahan berhala adalah dosa yang paling dibenci oleh Tuhan dan menimbulkan cemburu-Nya. Umat seharusnya setia kepada Tuhan saja, tetapi mereka berzina kepada allah lain.
Kedua, mereka beribadah kepada segala jenis binatang najis. Penyembahan berhala adalah dosa yang sama sekali tidak ada dasarnya. Para penatua secara sembunyi-sembunyi menyembah berhala dengan alasan bahwa Tuhan tidak peduli kepada umat-Nya. Padahal, bagaimana mungkin Tuhan Yang Mahakuasa yang menebus mereka tidak melihat dan memelihara umat-Nya?
Ketiga, para perempuan mengikuti dewi Ishtar meratapi dewa Tamus karena dewa ini diyakini mati setiap musim gugur dan akan hidup lagi pada musim semi jika ditangisi dewi Ishtar.
Apakah ada yang lebih bodoh daripada menangisi ilah yang mati? Penyembahan berhala adalah dosa yang sangat bodoh.
Keempat, mereka sujud menyembah kepada Samas dewa matahari. Penyembahan berhala selalu merupakan dosa yang keterlaluan. Ini terlihat ketika umat Tuhan menyembah berhala dengan membelakangi Bait Suci. Tidak mengherankan Tuhan yang panjang sabar pun akhirnya bertindak dalam murka-Nya
📖  Pengantar Yehezkiel 9
TUHAN selalu memberi kesempatan dan anugerah kepada umat-Nya. Penolakan dari umat sendiri terhadap-Nya membuat TUHAN murka dan menghukum umat-Nya. Bagaimanapun, tetap ada sisa umat yang diselamatkan. Mereka adalah orang-orang yang mempertahankan kehidupan yang kudus, tidak menyembah berhala, dan berduka karena dosa bangsanya.
Ingin selamat dari murka TUHAN? Jaga kekudusan, hiduplah seturut kehendak dan Firman-Nya!