• Pdt. Ronny Soedjak
  • 26 Juli 2011
  • Women Of Integrity - Pk. 18.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 - 6230 3360 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Isteri Yang Mau Berdiri Antara Tuhan Dan Keluarga

Keluaran 4:24 "Tetapi di tengah jalan, di suatu tempat bermalam, TUHAN bertemu dengan Musa dan berikhtiar untuk membunuhnya. Lalu Zipora mengambil pisau batu, dipotongnya kulit khatan anaknya, kemudian disentuhnya dengan kulit itu kaki Musa sambil berkata: "Sesungguhnya engkau pengantin darah bagiku." Lalu TUHAN membiarkan Musa. "Pengantin darah," kata Zipora waktu itu, karena mengingat sunat itu."

Kenapa Tuhan berikhtiar untuk membunuh Musa? Karena Musa belum melakukan sunat kepada anaknya. Karena saat itu sunat adalah tanda kepemilikan Tuhan, maka Tuhan marah kepada musa. Menyunat anak laki laki adalah tugas seorang imam dalam keluarga. Seorang laki-laki atau suami tugas utama adalah bukan bisnis tetapi harus beres dalam memimpin bagi keluarganya. Seorang suami harus menjalankan fungsi sebagai seorang imam. "... TUHAN bertemu dengan Musa dan berikhtiar untuk membunuhnya." Ayat tersebut menunjukkan, kenapa Tuhan mau membunuh harus berikhtiar terlebih dahulu, karena Zipora kemungkinan sudah memberitahukan kepada Musa sebagai suaminya untuk melakukan tugasnya sebagai imam dalam keluarga yaitu melakukan upacara penyunatan untuk anak laki-lakinya, ternyata tugas itu tidak dilakukan oleh Musa, maka itulah Tuhan mau berikhtiar untuk membunuhnya.

Seorang Isteri berfungsi sebagai penolong bagi suaminya, dan apa yang dilakukan Zipora sebagai isteri yaitu menolong suami, lalu Zipora mengambil pisau batu, dipotongnya kulit khatan anaknya, kemudian disentuhnya dengan kulit itu kaki Musa.

Peranan seorang isteri itu sangat luarbiasa, ketika seorang wanita mau berdiri seperti Zipora, maka Musa dipakai menjadi pemimpin yang luarbiasa karena Tuhan berkenan kepada Musa. Ketika kita sebagai seorang isteri biarlah kita ditemukan berfungsi dan bersikap benar seperti Zipora, karena dengan bersikap seperti itu akan membuat suami sebagai pemimpin dalam keluarga yang berhasil dan kehidupannya berkenan kepada Tuhan, maka Tuhan pakai sebagai alatNya yang luar biasa. Musa setelah melakukan itu dipakai Tuhan untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir

Pemulihan akan terjadi dan rencana Tuhan tergenapi jika ada seorang isteri yang mua berdiri antara Tuhan dan keluarga, jika memiliki sikap hati :

  1. Ada Pengampunan
  2. Ruang Anugerah Tuhan

Ketika ada seorang isteri yang berdoa bagi keluarga (Suami, Anak-anak), maka pembelaan Tuhan itu datang dan pemulihan terjadi bagi kita.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

49 50 51 52 53 54 55 56
  • 03 Agust 2014, IR1 - IR5
  • Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 10 Agust 2014, IR1
  • Ev. DR. Inge Handoko STh
  • 10 Agust 2014, IR2 - IR5
  • Pdt. Rubin Ong
  • 17 Agust 2014, IR1 - IR3
  • Pdt. Jeffrey Rahmat
  • 17 Agust 2014, IR5
  • Pdt. M Riza Solihin
  • 24 Agust 2014, IR1 - IR5
  • Ps. Edward Supit
  • 31 Agust 2014, IR1 - IR3
  • Pdt. Petra Fanggidae, M. Div
  • 31 Agust 2014, IR5
  • Ps. Indri Gautama

Aplikasi GBI - PRJ

close