• Pdt. Timotius Hardono MA
  • 04 Juli 2012
  • Kebaktian Tengah Minggu - Pk. 19.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 - 6230 3360 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Mujizat Angin Ribut Diredakan

Kesaksian Yong Ki :

Mengalami sakit koma dan istri mendengar ada KKR yang diadakan Pdt. Timotius dan didoakan. Pdt. Timotius seperti dipaksa untuk mendoakan, jika sembuh puji Tuhan jika tidak ya terserah Tuhan. Waktu Pdt. Tim mendoakan kondisi Yong Ki masih dalam keadaan biru. Namun, keesokan harinya sembuh secara supranatural. Setelah mengalami kesembuhan, Yong Ki mengalami masalah keluarga. Istri ingin bercerai dan surat cerai sudah ada, tapi Yong Ki bertobat dan minta dibaptis dan akhirnya mengalami pemulihan keluarga dan tidak jadi bercerai. Saya sangat sedih jika harus terjadi perceraian dan rasanya seperti sudah mau mati. Selama kami berpisah istri saya sama sekali tidak menghubungi saya dan terpisah dari anak-anak. Pesan saya, hadirkan Tuhan dalam keluarga kita maka tidak mungkin ada perceraian.

"Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?" (Mat 8:23-26)

Hidup ini adalah sebuah perahu kehidupan, kita berlayar dari pelabuhan awal ke pelabuhan akhir. Murid Yesus dahulu mengalami angin ribut yang sesungguhnya, namun saat ini kita mengalami angin ribut dalam permasalahan kehidupan kita. Percaya, Tuhan Yesus sanggup meredakan badai dalam keluarga kita. Dalam usaha bisnis seperti diolengkan, percaya masih ada mujizat. Angin ribut dalam segala bidang apapun dalam kehidupan Tuhan sanggup meredakannya bagi kita. Selama kita hidup pasti akan selalu mengalami angin badai kehidupan karena Tuhan tidak pernah berjanji untuk tidak ada badai tapi Tuhan berjanji untuk mengantarkan kita pada perahu yang akan membawa kita kepada pelabuhan akhir yaitu kemenangan. Yusuf, dibuang oleh kakak-kakaknya, dimasukkan dalam sumur, namun sumur tidak sanggup untuk mengubur semua mimpi-mimpi Yusuf. Saat digoda oleh istri Potifar, Yusuf lari dan dimasukkan dalam penjara selama 2 tahun, namun itupun tidak membunuh mimpi-mimpi Yusuf.

Empat langkah mengalami mujizat angin ribut diredakan :

  1. Yakinkan Bahwa Yesus Ada Dalam Perahu Kita
  2. Sekalipun badai topan datang, pastikan bahwa selalu ada Yesus dalam perahu hidup kita, oleh karena itu undang Yesus selalu setiap pagi dalam hidup kita sewaktu bangun pagi.

  3. Jangan Biarkan Yesus Tidur Dalam Perahu Kita
  4. Libatkan Tuhan dalam segala aspek hidup kita. Ketika Yesus sudah ada dalam perahu kita, jangan biarkan Yesus tidur karena kenyamanan kita. Ajaklah Yesus bergaul dalam kehidupan sehari-hari kita.

  5. Tidak Takut dan Selalu Percaya
  6. Setiap manusia pasti mengalami rasa takut dalam hidup ini. Namun kita harus percaya bahwa Tuhan selalu beserta dengan kita. Jangan pernah menyerah sekalipun badai topan begitu keras menghantam.

  7. Mengenal Dekat Siapa Yesus
  8. Kita harus menjadikan Yesus segala-galanya dalam hidup kita. Mengenal Dia sebagai Penyelamat, Penebus dan Penyembuh dan segalanya.

Tuhan ingin agar kita mengenal kita dekat siapa Dia. Tuhan tidak menjanjikan tidak ada badai dalam hidup tapi Tuhan berjanji memberika jalan keluar dan meredakan angin topan badai dalam kehidupan kita. Amin…

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Featured Speakers

28 30 31 32 33 34
  • 27 Apr 2014, IR1 - IR5
  • Pdt. Ir. Wiryohadi
  • 04 Mei 2014, IR1 - IR5
  • Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 11 Mei 2014, IR1 - IR5
  • Pdt. Rubin Ong
  • 18 Mei 2014, IR1 - IR3
  • Ev. Lily Sulistyo
  • 18 Mei 2014, IR5
  • Ps. Indri Gautama
  • 25 Mei 2014, IR1 - IR5
  • Pdt. Anthony Chang, M. Th

Follow & Share

Aplikasi GBI - PRJ

close