
David Green, pendiri Hobby Lobby, pada tahun 1970 pernah meminjam 600 dolar untuk membeli mesin pemotong kayu, mendirikan bengkel di garasi rumahnya, dan mulai membuat bingkai foto kayu miniatur.
Saat ini, Hobby Lobby mempekerjakan puluhan ribu orang, memiliki ratusan toko di Amerika Serikat, dan menjadi pengecer seni maupun kerajinan tangan swasta terbesar di dunia.
Dalam bukunya, berjudul Giving It All Away , beliau membagikan bahwa Tuhan telah menempatkan kita di bumi ini untuk bekerja, mencari nafkah, dan merawat orang-orang yang telah Dia percayakan kepada kita. Namun selain itu, kita ditempatkan di bumi untuk memberi, untuk mengabdikan diri pada kemurahan hati yang besar yang mengubah hidup dan meninggalkan warisan. Pendek kata, kita diberkati agar kita dapat menjadi berkat.
Lanjutnya, apa yang dimaksud ketika kita berbicara tentang diberkati? Mungkin sering kali diartikan sebagai berkat materi. Memang finansial juga bisa menjadi bagian. Tetapi, berkat yang Tuhan berikan mencakup jauh lebih banyak hal. Keluarga, anak-anak, sahabat, talenta, pendidikan, waktu, dan kesempatan, serta lainnya.
Karenanya itu, warisan pun meski juga memiliki arti sejumlah uang ataupun harta yang diserahkan kepada seseorang melalui surat wasiat, namun arti lainnya adalah sesuatu yang diturunkan oleh pendahulu. Apa sesuatu itu bagi kita maupun yang bisa kita wariskan?
Jika kita mungkin tak memiliki hal lain atau banyak materi yang lainnya, semoga kita bisa mewariskan iman kepada generasi penerus. Selain itu, warisan kerendahan hati, kebaikan, maupun teladan hidup dalam kebenaran. Dan sekiranya kita tidak menerima warisan seperti demikian, kita masih bisa mewariskan sesuatu yang lebih bermakna kepada mereka yang akan meneruskan langkah kita.
Sebab, berkat sejati bukan hanya materi, melainkan mencakup seluruh aspek maupun nilai yang ada dalam kehidupan. Dan ingatlah, pilihan apa yang kita ambil hari ini akan mempengaruhi warisan yang kita tinggalkan kelak, apa pun posisi maupun yang kita kerjakan hari ini.
Ibrani 13:7 (BSD), "Pemimpin-pemimpinmu sudah memberitahukan apa yang dikatakan oleh Allah. Karena itu, janganlah lupa kepada mereka. Perhatikanlah cara hidup mereka selama mereka hidup sampai mereka meninggal dunia. Percayalah kepada Tuhan seperti mereka."
Ingatlah para pemimpin yang telah menyampaikan ajaran Allah kepada kalian. Teladanilah cara hidup mereka yang baik dan tirulah cara mereka percaya kepada Allah. (OKKH)
Appreciate your pastoral leaders who gave you the Word of God. Take a good look at the way they live, and let their faithfulness instruct you, as well as their truthfulness. There should be a consistency that runs through us all. (MSG)
~ FG