
Mungkin kita pernah mendengar tentang perumpaman sederhana ini, mengenai ketiga buah benda ataupun hal, yaitu sebuah kentang, sebutir telur mentah, serta bubuk kopi.
Ketiga-tiganya sama-sama direbus dengan air mendidih, namun hasil akhirnya kita tahu tentu berbeda. Kentang yang awalnya keras, menjadi sangat lembek; telur yang mulanya mudah pecah isi maupun cangkangnya, menjadi mengeras; sedangkan bubuk kopi menjadi larut dengan air dan dapat disajikan menjadi secangkir minuman kopi.
Banyak orang mungkin ibarat perbedaan hasil akhir dari perumpamaan tiga hal tersebut. Ada orang-orang yang mungkin awalnya teguh dalam iman, namun oleh karena beberapa hal dalam hidupnya, maka mulai lemah. Atau ada pula orang-orang yang mula-mula lembut hatiya menerima pengajaran dari Tuhan, oleh karena mengalami sejumlah hal yang tidak mengenakkan dalam hidupnya, maka menjadi mengeraskan hati terhadap Tuhan maupun firman-Nya.
Semoga kita masuk ke dalam kategori ketiga, yaitu ibarat bubuk kopi, yang entah "diseduh maupun direbus", dengan kata lain mengalami proses apa pun dalam kehidupan, kita dapat mengambil pelajaran yang berharga, menerima apa yang menjadi kehendak-Nya dalam hidup kita, serta menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita.
Bagaimana dengan keadaan kita hari-hari ini, apakah kita menjadi keras hati, lemah iman, ataukah menjadi berkat bagi orang lain?
Ayub 1:22 (FAYH), "Dalam keadaan sedemikian itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menyalahkan Allah."
Not once through all this did Job sin; not once did he blame God. (MSG)
Ayub 2:10 (FAYH), "Tetapi Ayub menjawab, 'Engkau berbicara seperti perempuan yang tidak mengenal Allah. Apakah hanya hal-hal yang menyenangkan saja yang mau kita terima dari Allah, sedangkan yang tidak menyenangkan tidak mau kita terima?' Maka dalam keadaan sedemikian itu pun Ayub tidak berdosa melalui perkataannya."
~ FG