
Pada acara The Golden Globes Award yang memberikan penghargaan kepada sejumlah aktor maupun aktris, di salah satu perhelatannya, Jim Carrey pernah menyampaikan secuplik pidato sebelum mengumumkan hal yang lain, ia berkata:
"Thank you, I am two-time Golden Globe winner Jim Carrey. You know when I'm going to sleep at night, I'm not just a guy going to sleep, I'm two-time Golden Globe winner Jim Carrey going to get some well needed shut eye. And when I dream, I don't just dream any old dreams. No sir. I dream about being three time Golden Globe winner Jim Carrey. Because then I would be enough. It would finally be true. And I could stop this, this terrible search. For what I know ultimately won't fulfil me."
Atau katanya:
"Terima kasih, saya Jim Carrey, pemenang Golden Globe dua kali. Anda tahu, ketika saya akan tidur di malam hari, saya bukan hanya seorang pria yang akan tidur. Saya Jim Carrey, pemenang Golden Globe dua kali, yang akan mendapatkan istirahat yang sangat dibutuhkan. Dan ketika saya bermimpi, saya tidak hanya bermimpi sembarangan. Tidak. Saya bermimpi menjadi Jim Carrey, pemenang Golden Globe tiga kali. Karena dengan begitu saya akan merasa cukup. Itu akhirnya akan menjadi kenyataan. Dan saya bisa menghentikan pencarian yang mengerikan ini. Karena apa yang saya tahu pada akhirnya pun tidak akan memuaskan saya."
Intinya, meski terdengar lucu ketika Jim Carrey menyampaikannya di hadapan para sineas lainnya, namun ada kebenaran mendasar nan mendalam, entah mereka --maupun kita juga-- menyadarinya atau tidak. Bahwa kepuasan kita yang sejati, yang lebih berbicara pada rasa puas maupun rasa cukup secara apa yang ada di dalam diri kita adalah berasal dari Allah saja. Berbagai hal maupun banyak faktor dari luar tidak akan membuat kita merasa cukup.
Bahkan Salomo, raja yang terkaya waktu itu, merupakan gambaran nyata melalui kitab Pengkhotbah bahwa tanpa Tuhan, kekayaan sebesar apa pun takkan mampu memuaskan serta menenangkan jiwa terdalam manusia, bahkan sesungguhnya hidup akan terasa sia-sia.
Apa yang masih kita kejar-kejar sampai hari ini untuk mengisi hati kita yang terdalam, yang sebenarnya hanya bisa diisi oleh Tuhan dan kehadiran-Nya dalam hati serta hidup kita?
Filipi 4:12 (FAYH), "Saya dapat hidup seadanya. Saya telah mempelajari rahasia untuk merasa puas dalam segala keadaan, baik kenyang atau lapar, baik berkelebihan atau berkekurangan."
I'm just as happy with little as with much, with much as with little. I've found the recipe for being happy whether full or hungry, hands full or hands empty. (MSG)
Ibrani 13:5 (BSD), "Janganlah kalian terlalu menginginkan untuk mempunyai uang sehingga kalian hidup hanya untuk mendapatkan uang. Kalian harus merasa senang dengan apa yang sudah ada padamu. Sebab, Allah berkata, 'Aku tidak akan membiarkan engkau sendirian. Aku tidak akan meninggalkan engkau.'"
Don't be obsessed with getting more material things. Be relaxed with what you have. Since God assured us, "I'll never let you down, never walk off and leave you." (MSG)
Don't fall in love with money. Be satisfied with what you have. The Lord has promised that he will not leave us or desert us. (CEV)
Christ is my reward
And all my devotion
Now there's nothing in this world
That could ever satisfy
Christ is enough for me
Christ is enough for me
Everything I need is in You
Everything I need
~ FG