Bagaimana cara Tuhan membentuk kita ? Tuhan bisa membentuk kita :
Lewat manusia :
• Pelajaran
• Berkat
Lewat kejadian :
• Kebahagiaan
• Kekecewaan
Poin yang terpenting adalah bagaimana kita merespons orang atau kejadian yang hadir dalam kehidupan kita.
1 Samuel 16 : 11 - 12
Lalu Samuel berkata kepada Isai : Inikah anakmu semuanya ? Jawabnya : Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba. Kata Samuel kepada Isai : Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari. Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman : Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.
Isai adalah orang Israel yang tinggal di Betlehem. Dia memiliki 8 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Saat Samuel menjumpai Isai, dia menampilkan hampir semua anak laki-lakinya, kecuali Daud. Dia membawa 7 anak laki-lakinya. Kalau kita melihat kejadian ini, di sudut pandang Daud mungkin dia bisa mengalami kekecewaaan karena tidak ikut dipanggil. Daud punya begitu banyak alasan untuk kecewa. Perspektif : Ada momen dalam kehidupan yang justru menjadi turnover (memutar balik keadaan).
1 Samuel 17 : 10 - 11
Pula kata orang Filistin itu : Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang. Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.
Setelah Daud diurapi nabi Samuel, kemudian terjadilah perang. Goliat menantang orang Israel.
Karakter Daud :
1. Mau dibentuk Tuhan
• Yes man
Daud tidak menolak tugas yang diberikan.
Karakter orang yang mau dibentuk : YES MAN (Yakin Esok Sukses). Daud tidak pernah menolak tugas yang diberikan. Pada saat kita diberikan tugas, itu adalah tujuan supaya kita semakin menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat melakukan tugas selanjutnya. Jangan jadikan tugas sebagai beban.
1 Samuel 16 : 14
Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.
Di satu sisi ada Roh Tuhan yang undur atas Saul, di sisi lain Daud dikuasai oleh Roh Tuhan. Karena Roh Tuhan undur dari dirinya, maka Saul sering diganggu roh jahat, dan ketika Duad memainkan kecapi, Saul merasa tenang. Disini adalah awal perkenalan Saul dan Daud.
1 Samuel 17 : 34
Tetapi Daud berkata kepada Saul : Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya.
• Persistence : Tekun
Daud tekun menjaga kambing domba dengan sepenuh hati.
1 Samuel 17 : 35
maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.
Ini adalah seperti medan latihan bagi Daud. Daud tekun, yang menjadi kunci sehingga dia menjadi ahli dalam menjaga domba-dombanya.
2. Berani mencoba dan tidak takut gagal.
Kalau kita mencoba ada kemungkinan gagal atau berhasil. Namun kalau kita tidak mencoba, sudah pasti gagal. Daud adalah pribadi yang berani mencoba dan tidak takut gagal.
Apa saja pilihan Daud saat Saul menceritakan perihal Goliat ?
• Lari :
• Lari dari panggilan
• Lari dari Tuhan
• Jadi penonton :
• Senang melihat orang lain mengambil peran yang seharusnya jadi milik kita
• Bertarung :
• Sudah berlatih
• Siap maju dan mengandalkan Tuhan
1 Samuel 17 : 33
Tetapi Saul berkata kepada Daud : Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit.
Tidak ada orang sukses yang lari dan menjadi penonton. Semua orang sukses itu bertarung. Peperangan : 90% persiapan dan10% eksekusi.
1 Samuel 17 : 40
Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu.
• Tongkat :
• Daud paham potensi diri
• Lima batu :
• Memahami keadaan sekeliling
• Kantong gembala :
• Pribadi di dalam Tuhan
1 Samuel 17 : 51
Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka.
Apa saja “Goliat” dalam diri kita ?
Masa kini :
• Kegagalan
• Kemandekan
• Keberhasilan saat ini, belum tentu berhasil juga di masa depan
• Kenyamanan, hati-hati keadaan bisa berubah
Masa depan :
• Ketidaktahuan
• Keengganan
Respons kita menentukan level kehidupan di mata Tuhan.
Level pertama Daud : Gembala kambing domba
Level kedua : Warrior
Level ketiga : Pelarian
Level keempat : Raja
1 Raja-raja 2 : 1 - 4
Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya : Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, dan supaya Tuhan menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
Pesan Daud : Taat setia pada Tuhan. Hidup sesuai jalan yang Tuhan tunjukkan, tetap ikutin ketetapan, perintah, peraturan, dan ketentuan-Nya.
• Belajar untuk mengatakan ya dan mengandalkan Tuhan maka ada skill baru yang Tuhan akan tambahkan
• Berani mencoba karena ada Roh Tuhan dan ada persiapan
• Miliki karakter warrior
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



