Masalah merupakan suatu ujian yang harus kita hadapi agar kita menang terhadap pergumulan kita. Namun demikian kita tidak perlu kuatir karena Tuhan selalu ada bersama kita.
Roma 8 : 28a
Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.
Masalah manusia biasanya membuat kuatir, cemas, depresi, skizofrenia (gangguan mental kronis), dan bahkan sakit berat.
Ketakutan juga dialami oleh murid-murid Yesus ketika angin ribut di danau Galilea.
Matius 8 : 24 - 25
Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya : Tuhan, tolonglah, kita binasa.
Tiga (3) Jenis ujian kehidupan :
1. Ujian tekanan
Bagaimana respons kita saat menghadapi keadaan yang menekan hidup kita ?
Mazmur 50 : 15
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.
Lukas 18 : 35 - 42
Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya : Apa itu ? Kata orang kepadanya : Yesus orang Nazaret lewat. Lalu ia berseru : Yesus, anak Daud, kasihanilah aku ! Maka mereka, yang berjalan di depan menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru : Anak Daud, kasihanilah aku ! Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya, Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya : Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu ? jawab orang itu : Tuhan, supaya aku dapat melihat ! Lalu kata Yesus kepadanya : Melihatlah engkau. Imanmu telah menyelamatkan engkau ! Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.
Untuk menang terhadap ujian tekanan, kita harus memiliki iman kepada Tuhan Yesus.
Ibrani 11 : 1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Bukan ombaknya yang besar, tetapi perahunya yang kecil. Bukan masalahnya yang besar, tapi iman kita yang kecil.
2. Ujian sesama
Bagaimana kualitas hubungan dengan sesama ditentukan oleh :
• Sikap kita terhadap orang yang lemah
• Respon kita terhadap kesalahan orang lain
• Respon kita terhadap perkataan atau sikap orang lain
1 Yohanes 4 : 20a
Jikalau seorang berkata : Aku mengasihi Allah, dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta.
Kisah Daud dan Saul di goa Adulam menunjukkan bahagimana Daud menguasai diri dengan tidak membalas kejahatan Saul kepadanya. Daud menang terhadapi ujian yang ditimbulkan oleh Saul.
1 Samuel 24 : 16 - 18, & 20
Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul : Suaramukah itu, ya anakku Daud ? Sesudah itu dengan suara nyaring menangislah Saul. Katanya kepada Daud : Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu. Telah kau tunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku : walaupun Tuhan telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku. Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
Untuk menang terhadap ujian sesama, milikilah kasih.
1 Korintus 13 : 8
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; Bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
1 Korintus 13 : 7
Kasih itu tahan menanggung segala sesuatu, mempercayai segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
3. Ujian kesetiaan
Kesetiaan seseorang dapat dilihat dari ketekunan, komitment dan kesetiaannya.
Yakobus 1 : 12
Berbahagialah Orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Wanita yang mengalami pendarahan 12 tahun sangat menderita secara tubuh dan jiwanya. Namun rohnya sangat kuat, sehingga ia ingin sekali mendekat dan menjamah Yesus. Inilah kepercayaan dan kesetiaan yang ditujukan hanya kepada Yesus.
Markus 5 : 28 - 29
Sebab katanya : Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh. Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
Markus 5 : 34
Maka kata-Nya kepada perempuan itu : Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu !
Untuk menang terhadap ujian kesetiaan, milikilah pengharapan.
Yesaya 40 : 31
Tetapi orang yang berharap kepada TUHAN akan mendapat kekuatan baru. Mereka seperti burung rajawali, yang terbang tinggi dengan kekuatan sayapnya. Mereka akan berlari dan tidak lelah; mereka akan berjalan dan tidak menjadi lemah.
Kekayaan dan ketenaran tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Hidup beriman kepada Yesus adalah jaminan sukacita dan kemenangan atas semua masalah kita.
Beberapa contoh orang yang memiliki kekayaan dan ketenaran, namun hidupnya berakhir tragis :
• Adolf Merckle
Orang terkaya ke-5 di Jerman, dengan kekayaan USD 9.2 Billion (Rp 138 Triliun). Industri Farmasi & Semen,mengalami kerugian di pasar modal 400juta Euro (Rp 7,4 Triliun). Usia 74 tahun (Mati dengan cara menabrakan diri ke kereta api)
• Otto Beisheim
Doktor Jerman yang mempunyai kekayaan USD 3.3 Billion (Rp 48 Triliun) karena sakit tak kunjung sembuh memutuskan bunuh diri – Usia 89 th
• Thomas Haskell Lee
Investor keuangan di Amerika, pendidikan Harvard University, diakhir hidupnya mempunyai kekayaan bersih USD 2 Billion (Rp 30 Triliun, menurut majalah Forbes) Usia 78 th (bunuh diri dengan menembakan pistol) – tahun 2023
Kadang Tuhan menenangkan badai, kadang Tuhan membiarkan badai terjadi dan menenangkan kita.
1 Korintus 13 : 13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah Kasih.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



