Banyak orang percaya yang mungkin melepaskan kesempatan untuk hidup kekal hanya untuk menggenggam apa yang sementara di dunia ini. Barangkali itulah kegagalan yang paling besar dalam kehidupan sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan.
Belajar dari pengalaman kegagalan seorang pribadi:
• Istri Lot (Kejadian 19:15–17, 26):
- Istri seorang yang benar (Lot)
- Ibu dari dua anak gadis yang akan menikah
- Hidup di kota yang ditunggangbalikkan oleh Tuhan
- Yesus menyebutnya sebagai suatu peringatan
Lukas 17:32
Ingatlah akan isteri Lot!
Belajar juga dari sebuah pengalaman nyata kehidupan yang orientasinya salah:
• Seorang Muda Kaya (Matius 19:16–22; Markus 10:17–22; Lukas 18:18–23):
- Matius menyebutnya sebagai orang muda yang kaya
- Lukas menulisnya sebagai seorang pemimpin
- Ia bertanya pada Yesus bagaimana cara memperoleh hidup kekal
- Yesus memintanya meninggalkan seluruh hartanya, tetapi ia pergi meninggalkan Yesus
Markus 10:21
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
Kekekalan Apa yang Telah Dilepaskan Hanya untuk Menggenggam yang Sementara?
• Bagi Istri Lot:
Saat dia dan keluarganya telah berhasil keluar dengan selamat dari amukan api belerang Sodom dan Gomora, dia malah memilih melepaskan kesempatan itu dengan menoleh ke belakang, untuk menggenggam apa yang tidak dapat dimilikinya lagi!
Setiap orang percaya harus bertanya: apakah hati saya lebih terpikat kepada hal-hal duniawi, daripada kepada Yesus dan pengharapan akan kedatangan-Nya kembali?
• Bagi Orang Muda Kaya:
Saat ia telah menemukan apa yang dicarinya dan berhadapan langsung dengan Juruselamat yang bisa memberikan hidup kekal padanya, ia justru ingin memilih melepaskan kesempatan itu, pergi meninggalkan Yesus, untuk menggenggam hartanya yang sangat banyak—yang begitu sedih untuk dilepaskannya.
Bukan salah atau tidak boleh untuk memperoleh dan memiliki harta, namun ketika harta menjadi berhala serta andalan satu-satunya, zona nyaman lebih daripada hidup dekat dengan Tuhan, maka tanpa sadar kita sedang mengeluarkan, menyingkirkan ataupun menggantikan Tuhan dari posisi terpenting dalam hidup kita. Bagaimana dengan kita hari-hari ini?
Markus 10:22
Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Melepaskan yang Kekal, Menggenggam Dunia
1 Yohanes 2:15–17
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Apakah Kehendak Bapa Itu?
Jiwa-jiwa untuk hidup dalam kekekalan di surga bersama dengan Dia sampai selama-lamanya. Dan selama-lamanya adalah selama-lamanya.
Matius 28:19–20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
“He is no fool who gives what he cannot keep to gain what he cannot lose,” bukanlah orang bodoh, ia yang rela melepas apa yang fana demi meraih apa yang kekal. (Jim Elliot)
Jadi, apa yang sedang kita genggam erat-erat hari ini? Apakah hanya sesuatu yang bersifat sementara, ataukah justru apa yang kekal dan merupakan kesempatan yang sangat-sangat berharga bagi hidup kita? Libatkanlah Allah Bapa, Tuhan kita, dalam kehidupan kita sehari-hari.
Sebab, setiap hari kita sedang diperhadapkan dengan berbagai-bagai godaan untuk melepaskan kesempatan yang berharga dari Tuhan, dan memegang erat-erat apa yang justru sebenarnya seharusnya kita lepaskan bagi Dia.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



