Siapa kita di mata Tuhan Yesus? Kita ini sesungguhnya sangat berharga, diberi kuasa serta karunia ilahi, menerima jaminan keselamatan akan hidup kekal, dan memiliki tempat yang spesial di hati-Nya.
Apa pun posisi, jabatan, pekerjaan, dan status kita selama masih hidup di dunia ini, serta bahkan masa lalu kita yang mungkin pernah buruk, masing-masing kita adalah anak-anak Tuhan. Jadi, kita bukan orang-orang yang biasa-biasa saja, dan jangan terlalu mendengarkan apa yang menjadi perkataan ataupun pendapat dunia bagi kita.
Tuhan Yesus juga telah rela mati bagi kita.
Yesaya 43:4a
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau.
Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 14:1-4
Rumah Bapa -- Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.
Tetapi, apakah banyak dari kita yang menyadarinya? Mengapa? Sebab, banyak fakta di lapangan atau di luar sana yang sepertinya sebaliknya. Banyak yang merasa tidak aman dengan identitas dirinya sendiri yang di dalam Tuhan atau insecured, merasa rendah diri sekali, hidup dengan rasa apatis (tanpa pengharapan) dan pesimis, bahkan mulai menyalahkan Tuhan, sehingga hati Tuhan sedih, dan Iblis si musuh tepuk tangan karenanya.
Semua itu mirip apa yang pernah dialami serta dilakukan, dan dipikirkan oleh orang Israel yang punya “mental belalang”.
Bilangan 13:31-33
Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita." Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."
Bilangan 14:1-3
Pemberontakan umat Israel -- Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis pada malam itu. Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini! Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?"
Bilangan 14:28-30
Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu. Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku. Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun!
Padahal, kita ini, setiap kita, sungguh-sungguh sangat berharga, karena kita ini anak-anak-Nya. Kita bukan “anak tiri”, bukan sekadar “anak-anak adopsi”, bukan “anak asuh”, bukan sekadar “anak-anak angkat”, melainkan kita sungguh-sungguh merupakan anak-anak kesayangan Tuhan, bahkan menjadi ahli waris kerajaan Allah. Kita sahabat Allah.
Roma 8:15-16
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Galatia 5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.
2 Korintus 1:20
Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.
Roma 8:17
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Tetapi, mungkin masih ada sebagian di antara kita yang bertanya-tanya, kalau kita anak Tuhan, mengapa masih merasa hidup harus susah, kenapa mengalami kegagalan demi kegagalan, kenapa doaku tidak dijawab, kenapa penyakitku tidak sembuh-sembuh, dan segudang pertanyaan iman lainnya? Lalu, mulai hitung-hitungan, bersungut-sungut, dan mencari-cari kesalahan. Jika demikian, kita akan tumbang. Introspeksilah diri kita, apakah kita seperti itu?
Jika kita rela menderita bersama Dia, Yesus Kristus, maka kita akan dipermuliakan bersama-sama dengan-Nya. Sangkallah dirimu, dan pikul salib setiap hari. Setiap hari. Bukan di hari-hari tertentu saja. Jadi, dengan kata lain, menjadi gaya hidup kita.
Markus 8:34
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
Lukas 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”
Matius 10:38
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
Lukas 21:17-19
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.
Tuhan tidak pernah salah. Pegang saja janji-Nya, sebab hanya janji Tuhan yang pasti, dan amin (pasti terjadi, digenapi). Alkitab, atau firman Tuhan, adalah Buku Manual atau Buku Pedoman yang sejati untuk kehidupan. Jadilah kuat di dalam firman, supaya kita tidak terpengaruh oleh apa kata orang.
Jadi, jikalau mungkin masih ada yang tidak terjadi sesuai janji-janji-Nya sampai saat ini, mungkin ada yang belum kita kerjakan yang menjadi bagian kita. Apakah kita masih berdoa, dan fokus kepada pertolongan Tuhan? Apakah kita kehilangan semangat, niat, serta usaha yang baik? Ataukah mungkin kita masih berjalan di jalan yang salah?
Sebab, ada beberapa tipe orang dalam mengikuti firman Tuhan:
• Suka “menggunting” ayat (pilih-pilih ayat tertentu saja yang menyenangkan telinganya)
• Suka membaca sebagian atau setengah-setengah tanpa melihat konteks keseluruhan (merasa cukup saja membaca bagian tertentu)
• Suka “memodifikasi” (menyesuaikan firman-Nya dengan keinginan dan kepentingan pribadi, atau prinsip “cocoklogi”)
Dan pada akhirnya, ada orang-orang yang mungkin tidak mau mengikut Tuhan sampai garis akhir. Mereka berhenti di tengah jalan dalam perjalanan iman. Mereka menyerah sebelum mencapai garis akhir pertandingan iman yang diwajibkan dan dilayakkan bagi mereka.
Jadilah pribadi yang dewasa dalam Tuhan, dan menghasilkan buah dalam hidup kita sebagai orang Kristen, serta menjadi berkat bagi orang lain (yang pertama-tama orang-orang yang terdekat dengan kita).
Jadilah kuat di dalam Tuhan. Tetap hidup benar di dalam Dia. Nantikan cara dan waktunya Tuhan saja.
1 Korintus 1:18
Hikmat Allah dan hikmat manusia -- Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
2 Timotius 4:3
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
Mazmur 34:19
Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu.
Mazmur 139:14
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Sudah waktunya untuk kita menyadari identitas kita yang sesungguhnya di dalam Tuhan. Ingatlah akan kebaikan-kebaikan-Nya selalu, agar kita dapat tetap kuat, dan bangkitlah apabila kita pernah jatuh. Sebab, kita anak-anak kesayangan Allah Bapa yang di surga.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



