📌 Ringkasan sebelumnya : Matius 10
Ketika Yesus memanggil para murid "Ikutlah Aku", segera mereka meninggalkan pekerjaan dan keluarga dan menyertai pelayanan Yesus. Mereka ditetapkan menjadi duta Injil, untuk menyampaikan keselamatan kepada dunia.
Yesus membekali mereka dengan otoritas untuk mengusir setan dan melenyapkan segala penyakit. Ia menentukan cara pelayanan mereka, yaitu pelayanan bersama dengan orang lain, bekerja bersama-sama, dan bersama-sama bekerja. Duta tidak sembarang pergi ke mana ia mau. Sasaran yang dituju sudah ditentukan oleh Sang Pengutus. Perintah kerja juga dirincikan detail yaitu menyatakan kuasa kerajaan surga secara nyata. Duta melakukan pekerjaan ke segala tempat bukan dalam rangka wisata, tetapi menggenapi tuntutan tugas mulia dari Yesus yaitu menyampaikan Injil Kerajaan Sorga. Model pelayanan mereka persis seperti model kerja Yesus.
Selain perintah, Yesus juga memberi larangan, yaitu agar tidak merepotkan diri dengan perbekalan. Yesus, Sang Pengutuslah yang memelihara hidup mereka. Yesus bisa memakai si penerima Injil untuk memelihara hidup si duta Injil.
Pemberitaan Injil tidak boleh terbengkalai karena kebutuhan ekonomi.
Alangkah indahnya bila setiap berita Injil yang disampaikan duta diterima oleh semua orang. Namun Yesus sudah mengingatkan bahwa akan ada yang menolak Injil. Yang menolak akan menerima penghakiman yang lebih berat daripada penghukuman Sodom dan Gomora.
📖 Pengantar Matius 11
Yohanes pembaptis dipenjarakan karena berani menegur Herodes Antipas yang menikahi istri saudaranya. Dari penjara Yohanes mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus. Bimbang dan ragukah ia kini? Bukankah ia pelopor dalam pemberitaan tentang Yesus? Tampaknya Yohanes bukan sekadar menyampaikan pertanyaannya pribadi. Ia dan para muridnya butuh kepastian bahwa Yesus sungguh adalah Mesias yang mereka nanti-nantikan.