📌  Ringkasan sebelumnya : Yehezkiel 10
Bait Suci menjadi simbol kehadiran Allah di dunia. Di situ tempat Allah bertakhta dan menyampaikan kehendak-Nya kepada umat-Nya. Inilah yang dilihat oleh Nabi Yehezkiel.
Allah menyatakan kehendak-Nya kepada Yehezkiel dalam suatu penglihatan. Ia melihat keagungan Allah di atas takhta dari permata yang berkilauan. Dari takhta itu Allah memerintahkan penghukuman bagi Yerusalem.
Allah turun ke Bait Suci dan memenuhi tempat itu dengan kemuliaan-Nya.
Kemudian, malaikat melakukan kehendak Allah itu dengan cara mengambil bara api dan memberikannya kepada seorang berpakaian lenan.
Itulah api penghukuman Allah yang dijatuhkan kepada setiap orang yang berbuat keji. Lalu, Allah meninggalkan Bait Allah dengan cara berada di atas sayap malaikat dan dibawa naik.
Apakah ini artinya Allah sungguh-sungguh meninggalkan umat-Nya?
📖  Pengantar Yehezkiel 11
Seperti Yehezkiel, seorang pemberita firman Tuhan harus mempunyai hati yang penuh belas kasihan kepada setiap orang, betapa pun jahatnya orang tersebut, karena tujuan akhir dari setiap pemberitaan firman Allah adalah reformasi dan transformasi masyarakat untuk menjadi komunitas Ilahi yang hidup sesuai dengan firman-Nya.