📌 Ringkasan sebelumnya : Markus 9
Hanya tiga orang murid yang diajak Yesus dalam teks ini, yakni Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Memang mereka bukan yang terbaik, namun mereka setia sampai akhir hidupnya. Di hadapan mereka, Yesus berubah wujudnya menjadi penuh kemuliaan dengan pakaian yang sangat putih berkilat-kilat. Lalu, Elia dan Musa kelihatan berbicara dengan Yesus. Saking takutnya, Petrus tidak tahu harus berkata apa. Di saat itu, muncul keinginan Petrus untuk mendirikan kemah bagi mereka. Saat itu terdengar suara Allah dari dalam awan yang menyatakan Yesus sebagai Anak-Nya. Sekejap semuanya hilang dan yang tersisa hanyalah Yesus beserta ketiga murid-Nya.
Pasca peristiwa itu, Yesus melarang mereka menceritakan kepada siapapun hingga kebangkitan-Nya. Kelihatannya mereka tidak paham ungkapan Yesus mengenai "bangkit dari antara orang mati". Kemudian mereka menanyakan penggenapan tentang kedatangan Elia. Mereka berpikir Elia akan hadir lagi dalam bentuk fisik. Sebenarnya hal itu menunjuk pada semangat seperti Elia. Ketidakpahaman yang sama dari orang-orang lain membuat Sang Mesias menderita. Semua itu terjadi seperti telah dinubuatkan oleh para nabi Allah.
Yesus Kristus adalah Tuhan. Dia memilih orang- orang tertentu dan diberi kesempatan untuk melihat serta mendengar hal yang tidak dapat dilihat dan didengar oleh khalayak ramai. Orang-orang pilihan ini harus mengerjakan tugas dan menanggung penderitaan yang lebih berat dari orang-orang lain. Misalnya, Petrus dan Yakobus harus mati secara tragis, sedangkan Yohanes hidup lebih lama dari yang lain untuk mencatat dan menyampaikan wahyu Tuhan kepada semua orang. Apapun pengalaman rohani yang dialami seyogianya tidak membuat kita menjadi sombong rohani.
📖 Pengantar Markus 10
Tuhan tidak menilai orang berdasarkan kecerdasan dan penguasaan akan firman-Nya. Yang dilihat oleh-Nya adalah motivasi dan hati kita. Jangan sampai kita tekun melayani Tuhan, tetapi memiliki motivasi yang jahat terhadap sesama. Tuhan menginginkan ketulusan dan kepolosan hati untuk menyambut-Nya. Orang-orang seperti ini mau menerima Tuhan dengna motivasi yang murni. Sebab mereka mau diajar dan melakukan firman Tuhan. Karena itulah mereka layak memiliki kerajaan Surga