Tuhan Yesus mendapatkan tawaran dari Iblis. Tawaran Iblis ditujukan kepada Yesus dengan tujuan menggagalkan misi Yesus untuk mengorbankan diri-Nya bagi penebusan dosa manusia. Iblis memakai kesempatan pada saat Yesus lapar setelah berpuasa untuk mengajukan tawarannya. Iblis mengira jika Yesus lapar maka Ia akan melakukan tindakan yang Iblis harapkan, yang dapat dimanfaatkan Iblis sebagai "pintu" penaklukan Iblis terhadap diri Yesus. Oleh karena itu, Iblis melancarkan tiga kali penawaran yang dibalut tampilan menyenangkan.
Pertama, penawaran kebutuhan jasmani yang masuk melalui kebutuhan hidup Yesus. Kedua, penawaran untuk demonstrasi kekuasaan Yesus kepada dunia. Ketiga, penawaran peralihan kepemilikan dunia dari Iblis kepada Yesus. Ketiga penawaran Iblis itu dipatahkan Yesus dengan mengutip firman Tuhan yang dilandasi atas kebergantungan mutlak kepada Bapa-Nya.
Jawaban Yesus kepada tiga penawaran Iblis itu memiliki tingkatan yang berbeda yaitu ay. 4 mengutip firman Tuhan; ay. 7 mengutip firman Tuhan sekaligus dengan tegas menyatakan identitas diri-Nya; ay. 10 dengan firman Tuhan menghardik Iblis dengan keras untuk menjauh dari-Nya!
Pengantar Matius 5
Dari mana orang dunia tahu siapa yang sesungguhnya menjadi murid Tuhan? Tentu dari cara hidup orang yang meneladani Kristus. Ajaran Tuhan Yesus di pasal-pasal yang sangat terkenal ini (Matius 5-7) ditujukan kepada setiap orang yang mengaku murid Kristus. Matius pasal 5 mengungkapkan jati diri dan misi Kristen sejati.
Women Of Integrity (WOI) Setiap Sabtu, Minggu Ke 2 Pk. 19.00 WIB
Address :
Royal Palm Hotel & Conference Center Cengkareng, Blk. C1, Jkt Outer Ring Road Jl. Taman Palem Mutiara, Cengkareng Tim., Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730