📌 Ringkasan sebelumnya : Lukas 9
Yesus mendelegasikan kuasa-Nya dan memampukan murid-murid untuk mengemban misi-Nya. Mandat Ilahi telah disampaikan kepada murid-murid, dan itu mencakup dua hal: memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah dan menyembuhkan yang sakit, termasuk mengusir setan-setan. Untuk itu, mereka menerima otoritas dan kuasa yang diperlukan guna menjalankan mandat itu. Yesus juga memberitahu caranya, yaitu pergi dari desa ke desa di Galilea. Meski perjalanan itu lama, Yesus melarang para murid membebani diri dengan bekal berlebihan. Satu baju saja cukup, tanpa tongkat, roti, atau uang. Kebutuhan mereka akan dipenuhi oleh orang-orang yang tinggal di desa-desa yang mereka kunjungi. Di suatu desa, mereka harus tinggal di satu rumah saja dan tidak boleh berpindah-pindah. Mereka juga mendapat instruksi tentang cara menghadapi penolakan. Kemudian para murid melakukan apa yang diperintahkan oleh Yesus.
Berita tentang Yesus dan semua yang Dia lakukan sampai juga ke telinga Herodes. Ini membuat Herodes ingin sekali bertemu dengan Yesus. Herodes ingin tahu banyak tentang Yesus. Herodes adalah orang yang memiliki pengaruh dan kuasa politik yang besar, tetapi Yesus menghindari dia. Herodes juga pernah sangat tertarik pada Yohanes Pembaptis dan pelayanannya, tetapi kita tahu apa yang terjadi kemudian dengan Yohanes. Maka tidak ada gunanya bertemu dengan Herodes karena dia tidak sedang mencari kebenaran. Sesungguhya dia hanya takut kehilangan kekuasaannya.
Keegoisan rohani juga nampak dalam respons Petrus ketika ia menyaksikan Yesus dimuliakan di atas gunung. Secara spontan ia menyatakan bahwa ia ingin mendirikan tiga kemah untuk Yesus, Musa, dan Elia, supaya mereka tidak pergi sehingga Petrus dapat terus mempunyai pengalaman rohani yang luar biasa secara pribadi.
Petrus mendapatkan suatu pencerahan untuk memahami misteri puncak kehidupan manusia, khususnya tentang masa depan manusia setelah kematian dan peran Yesus di dalam seluruh misteri tersebut. Hadirnya Musa dan Elia memberikan keyakinan kepada Petrus bahwa ada "dunia lain" atau "kerajaan kekal". Dunia lain ini bukanlah sekadar masa depan, namun hadir bersamaan dengan dunia kita sekarang. Kristus mempunyai 'akses' untuk masuk ke dalam dunia yang lain. Dan dalam dunia lain ini, waktu dan perubahan zaman tidak memberikan pengaruh. Ini terbukti dari hadirnya Musa dan Elia pada saat bersamaan, padahal mereka hidup dalam abad yang jauh berbeda.
📖 Pengantar Lukas 10
Panggilan melayani Tuhan tidak terjadi dengan sendirinya. Itu bukan kehendak manusia. Panggilan terjadi karena Tuhan menghendakinya. Tuhan yang memilih dan mengutus tiap orang untuk terlibat dalam karya-Nya.
Melalui Lukas 10, kita akan melihat bahwa ketika Tuhan memilih dan mengutus, kita tidak boleh bertanya pergi ke mana, dengan siapa, dan apa yang perlu dibawa. Sebaliknya, responslah panggilan itu dan jalanilah dengan sukacita