• Pdm. Grace Elizabeth Suhadi
  • 16 Desember 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

MENJADI DAMPAK BAGI TUHAN DAN SESAMA

Kita akan segera meninggalkan tahun 2018 dan akan masuk tahun 2019. Namun apakah kita yakin bahwa kita akan masuk tahun 2019? Apa saja yang sudah kita lakukan selama tahun ini? Apakah tahun ini sudah kita isi dengan melakukan tugas yaitu memenuhi kehendak Tuhan? Kita harus menjadi dampak bagi Tuhan dan sesama.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.(Yoh. 15:16)

Kita ada dan hidup sampai hari ini karena Tuhan telah memilih dan menetapkan kita. Tuhan datang dan lahir ke dunia untuk menebus dosa dan pelanggaran kita. Maka dari itu kita harus bertobat dari dosa. Dalam kehidupan kita yang masih muda, pakailah hidup kita untuk menjadi dampak. 

Pemilihan Allah bagi manusia adalah suatu tugas yang jelas. Pemilihan Allah merupakan pemberian tugas untuk melakukan kehendakNya. Tuhan telah memberikan kita talenta dan hari-hari ini Dia akan menggunakan talenta kita. Allah ingin kita menjalankan tugas-Nya hari-hari ini terutama generasi Yeremia yang akan dipakai Tuhan di akhir zaman secara luar biasa untuk menyelamatkan generasi mereka. 

Kita dipilih untuk menghasilkan buah

Menghasilkan buah adalah suatu proses perlu upaya dan kerja dalam waktu tertentu dengan tujuan untuk menghasilkan buah.

Maksud dalam ayat Yoh. 15:16

1. Tuhan yang memilih dan yang mengutus

- Bukan kita yang memilih

- Tuhan yang mengutus untuk kita pergi beritakan kabar baik (Mat 28:19-20) Amanat Agung

2. Hasilkan buah yang tetap 

Buah seperti apa yang harus dikeluarkan?

- Buah pertobatan (Mat. 3:8)

Metanoia (bhs. Yunani). Pertobatan : gaya hidup yang berubah 180 derajat. Karakter yang mengalami perubahan total dari ulat menjadi kupu-kupu.

- Keluarkan buah Roh (Gal. 5:22-23)

Salah satu buah roh adalah penguasaan diri. Penguasaan diri akan membuat kita tidak masuk ke hal duniawi (pornografi, narkoba, free sex, LGBT).

- Buah pelayanan (di gereja, sekuler, atau penuh waktu)

Jadilah berkat dengan cara merubah karakter dan kelakuan kita. Dengan demikian ketika orang lain melihat kita, maka kita akan menjadi berkat bagi mereka.

3. Jika tidak berbuah akan ditebang

Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. (Mat. 3:10)

Jangan sombong di hadapan Allah. Nafas, gelar, dan jabatan kita berasal dari Tuhan. Jangan juga merasa nyaman dengan hidup kita yang masih muda. Kita tidak akan pernah tahu berapa panjang umur kita. Buah yang keluar dari kehidupan anak Tuhan harus dapat dinikmati oleh banyak orang. Menghasilkan buah adalah kewajiban bagi setiap anak Tuhan. Dan harus buah yang tetap agar kita berdampak bagi Tuhan juga kepada sesama.

Bagaimana agar kita berbuah tetap 

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.(Yoh. 15:5)

Tetaplah tinggal didalam Tuhan apapun goncangan dan percobaan hidup yang kita alami. Kita tidak bisa hidup diluar Tuhan. Minta kepada Roh Kudus untuk mengubahkan hidup kita.

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.(Yeh. 36:26-27)

Buka hati kita supaya kita mendapat hati yang baru di tahun yang baru sehingga kita dapat berbuah dan menjadi dampak.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"