• Pdp. Marcos Tampubolon, SE
  • 18 November 2018
  • 2PM - Pk. 14.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

MENGUCAP SYUKUR KEPADA TUHAN (SERI KHOTBAH GRATITUDE)

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tes. 5:18)

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, (2 Tim. 3:1-2)

Untuk menghilangkan rasa kekecewaan karena tidak merasakan kepuasaan yang telah dicapai adalah dengan mengucap syukur.

Keuntungan mengucap syukur menurut penelitian journal of religion and health :

1. Lebih berpengharapan atau lebih sehat

Latihlah untuk selalu mengucap syukur

2. Memberikan kualitas tidur yang lebih baik

3. Perasaan ingin menolong dan empati yang meningkat

4. Tingkat kegembiraan vs trauma

Kenapa kita perlu mengucap syukur ?

1. Dengan mengucap syukur kita sadar akan Tuhan dibanding sadar akan diri sendiri

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Maz. 118:1)

Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. (Yoh. 11:41}

Tuhan saja mengucap syukur apalagi kita. Saat mengucap syukur kita sadar akan Tuhan. ketika situasi tidak cocok dengan kita, mengucap syukurlah dan sadar akan Tuhan.

Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging? (Bil. 11:4)

Area di mana kita sudah tidak lagi mengucap syukur atasnya, biasanya kita tidak sadar akan adanya campur tangan Tuhan lagi di situ. Mengucap syukur adalah bahasa iman sehingga tidak perlu takut dan kuatir.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. (Maz. 23:4-5)

Fokus kita bukan sama lawan kita (masalah) tetapi kepada Tuhan. Dengan mengucap syukur kita sedang mengingat-ingat dan sadar akan Tuhan. Dia semakin besar dan lawan kita (masalah) semakin kecil. Waktu mengucap syukur kita sedang membesarkan nama-Nya.

2. Kita cakap melakukan perkara-perkara bersama Tuhan

Kalau engkau tidak bisa mengucap syukur dalam perkara-perkara sederhana maka kemungkinan besar engkau tidak bisa mengucap syukur dalam perkara besar

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Fil. 4:11-13)

Latihlah untuk selalu mengucap syukur.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"