• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Ketika Yesus dalam pelayanan-Nya di beberapa kota, Ia pernah menubuatkan dan memberitahukan terlebih dulu kepada murid-murid-Nya bahwa Ia akan mengalami penderitaan luar biasa, ditolak, difitnah, diolok-olok, disesah, bahkan dibunuh dan disalibkan, tetapi ujungnya adalah dibangkitkan kembali pada hari ketiga:

Di Kaisarea Filipi

Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." (Lukas 9 : 22)

Di Galilea

"Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia." ( Lukas 9 : 44)

Di dalam perjalanan menuju Yerusalem

"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." (Matius 20 : 18 – 19)

Di Yerusalem

Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya: "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan." (Matius 26 : 1 – 2)

Maka sebenarnya, murid-murid-Nya yang mengerti tidak perlu bersedih hati, karena Ia hanya mati untuk sementara, dan akan bangkit pada hari yang ketiga. Jika semua murid mengerti rencana Tuhan ini, tidak patut putus asa, tanpa pengharapan ataupun kecewa.

Demikian juga, kita adalah murid Yesus. Mungkin kita diizinkan Tuhan mengalami hal-hal seperti sekarang ini, tidak lain tidak bukan adalah supaya kita benar-benar serius mencari Dia. Sayangnya, banyak orang Kristen tidak mengerti rencana Tuhan. Ia pun mengizinkan COVID-19 terjadi adalah agar kita membuat suatu keputusan untuk memiliki hati yang bersandar & melekat hanya pada Tuhan Yesus.

Nah, ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem, mereka melintasi kota Yerikho. Kenapa mesti melewati Yerikho? Karena Yesus yang kita sembah adalah Allah yang Mahatahu atau Jehovah Omniscience. Ia tahu ada seseorang dan keluarganya yang harus diselamatkan, yaitu Zakheus.

Zakheus pun sangat ingin melihat Yesus yang telah melakukan banyak mukjizat. Sambil berlari (sangat jarang dilakukan orang kaya zaman dulu karena gengsi), ia berusaha mendahului orang banyak, lalu bahkan memanjat pohon Ara karena tubuh pendeknya tidak bisa melihat-Nya.

Lukas 19 : 1 – 4

Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.

Lukas 19 : 5 – 7

Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."

Ingat baik-baik, Yesus sengaja berhenti di kota itu karena memiliki satu tujuan, yaitu untuk memenangkan Zakheus dan keluarganya. Dua hari sebelum ajal-Nya, Ia masih berusaha memenangkan jiwa! Yesus secara sengaja berhenti di Yerikho untuk menyelamatkan Zakheus serta seluruh keluarganya. Jika Yesus saja masih berusaha memenangkan jiwa, melakukan AMANAT AGUNG, bagaimana dengan kita? Sudahkah pun Anda mengenal Tuhan Yesus?

Lukas 19 : 8

Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Setelah Zakheus bertatap muka dengan Yesus, hidupnya berubah total. Ia yang dulunya pelit bukan main, hanya memikirkan diri sendiri, serta memeras pajak orang lain lebih banyak, mau menjadi menyumbangkan setengah hartanya (bukan seperempat ataupun sepertiga), lalu juga mengembalikan empat kali lipat (bukan dua atau tiga kali lipat) terhadap sesuatu milik orang-orang yang pernah diperasnya! Mengapa harus dikembalikan 4 kali lipat, bukannya 2, 3 atau 5, 6 kali lipat? Karena itulah peraturan zaman dulu di Yahudi maupun Romawi apabila seseorang merugikan orang lain, maka harus menggantikannya empat kali lipat. Bagaimana dengan kita? Kita yang sudah dijamah, diketemukan, diselamatkan & diubah-Nya, apakah siap berubah total seperti itu? Introspeksilah diri kita masing-masing.

Lukas 19 : 9 – 10

Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Keselamatan adalah karunia dari Tuhan. Zakheus serta seisi keluarganya yang dulunya "sampah masyarakat" dan dibenci rakyat, bisa diselamatkan dan diubah total oleh Tuhan Yesus. Tuhan pun seolah ingin menunjukkan kepada orang-orang yang mencemooh Ia menumpang di rumah Zakheus orang berdosa, bahwa Tuhan sanggup mengubah hidup seseorang. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda pun sudah berubah total setelah berjumpa Yesus?

Dua hari sebelum ajal-Nya, Yesus masih menyempatkan diri memenangkan jiwa bagi orang yang tadinya tidak kenal keselamatan, berubah menjadi mengenal & memperoleh keselamatan. Kita pun yang sudah menjadi orang Kristen inilah tugas kita! Amanat Agung, senang atau tidak, kita harus menjalankannya. AMANAT AGUNG adalah:

Matius 28 : 19 – 20

"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Tugas gereja adalah membaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Tugas kita adalah pergi memenangkan jiwa dan menjadikan orang lain murid Tuhan Yesus (bukan fans). Kita melakukan Amanat Agung, gereja mengajar supaya mereka melakukan perintah Tuhan yang ada di dalam Alkitab. Karena itu, penting juga untuk Anda ikut kelas KOM 100, 200, atau 300 (Kehidupan Orientasi Melayani) maupun COOL (COmmunity Of Love) supaya memperoleh dasar-dasar kekristenan serta semua pengajaran yang sesuai kebutuhan Anda. Ketahuilah, Tuhan Yesus menyertai kita sampai akhir zaman bila kita mengerjakan Amanat Agung, dan kita pun akan menjadi pemenang di masa-masa sekarang. Kesimpulan dari kisah tentang Zakheus:

Zakheus bertemu Tuhan Yesus dan hidupnya diubah total. Bagaimana dengan kita? Sudahkah hidup kita berubah total oleh dan untuk Tuhan Yesus?

Tuhan Yesus itu Allah yang Mahatahu. Ia tahu harus berhenti di kota Yerikho untuk menyelamatkan Zakheus serta seisi keluarganya. Bagaimana dengan kita & termasuk orang-orang yang kita kasihi, sudahkah kita menerima keselamatan dari Tuhan Yesus?

Sudahkah kita melaksanakan Amanat Agung? Yesus sebelum ajal-Nya tiba masih melakukan memenangkan jiwa (Amanat Agung). Bagaimana dengan Anda dan saya?

Semoga firman hari ini mengubahkan kita semua, bahwa saat kita bertemu Tuhan Yesus, sikap kita akan berubah, Dia Allah yang Mahatahu, dan selalu menyadari kerinduan-Nya adalah supaya kita melakukan Amanat Agung.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email