• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Charlie Jeremiah
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Kasih karunia Tuhan dahsyat dan luar biasa. Merenungkan Lukas 15 (Domba yang hilang, Dirham yang hilang, Anak yang hilang), firman Tuhan menceritakan kerinduan hati Bapa surgawi yang bersuka menyambut orang-orang berdosa yang bertobat dan datang kepada-Nya.

Lukas 15 : 1 - 2 Para pemungut cukai (orang-orang yang tersingkirkan karena merupakan keturunan Yahudi namun bekerja bagi bangsa Romawi memeras pajak orang Yahudi; penekanan ditambahkan) dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya : "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka." 

Lukas 15 : 11 Yesus berkata lagi : "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki."

Apa yang Dilakukan Anak Bungsu (Lukas 15 : 25 - 30) :

• Meminta harta warisan bagiannya untuk pergi meninggalkan bapanya dan berfoya-foya menghabiskan semuanya itu.

• Mengalami kemiskinan serta kelaparan sehingga bekerja bahkan di peternakan babi yang sebenarnya hewan haram bagi orang Yahudi dan level pekerjaan sangat rendah.

• Menyadari lalu menyesali perbuatannya dan akhirnya kembali pulang ke bapanya.

• Bapanya menyambut dengan pesta yang penuh sukacita.

Apa yang Dilakukan Anak Sulung (Lukas 15 : 13 - 24) :

• Marah kepada bapanya karena menerima adik yang kembali telah menghabiskan warisan.

• Iri hati dan membenci adiknya sendiri.

• Sibuk melayani bapa bertahun-tahun (Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku), namun tidak mengenal isi hati bapanya.

• Merasa paling benar serta lebih layak menerima penghargaan dari bapanya.

• Kepahitan membuatnya menolak persekutuan dengan bapa maupun adiknya.

Gambaran Anak Bungsu :

• Adalah gambaran tentang para pendosa dan pemungut cukai.

• Mereka orang-orang berdosa dan tanpa pengharapan yang akhirnya sadar akan dosanya, bertobat, datang kepada Tuhan. 

• Mereka rindu masuk hadirat Tuhan untuk bersyukur karena keselamatan yang Tuhan sudah diberikan.

• Mereka sadar semua karena anugerah-Nya sehingga boleh datang kepada Tuhan.

Gambaran Anak Sulung :

• Adalah gambaran tentang orang Farisi dan ahli Taurat. 

• Mereka orang-orang yang sibuk melayani Tuhan (Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku), tetapi tidak punya waktu masuk hadirat Tuhan untuk mendengar kehendak-Nya sehingga akhirnya terputus dari hubungan dengan-Nya. Kita bagaimana ?

• Mereka lupa semua karena anugerah-Nya, dan bukan oleh usaha, kehebatan, kepandaian ataupun perbuatan baik mereka.

• Mereka iri sebab hanya melihat apa yang ada di luar, dan bukannya mengucap syukur terhadap perbuatan-perbuatan baik yang Tuhan telah lakukan.

Bapa tersebut mengasihi kedua anaknya :

1. Anak Bungsu

Lukas 15 : 20 Tetapi ketika dia masih jauh, ayahnya melihatnya dan dipenuhi dengan belas kasih untuknya; dia berlari ke putranya, memeluknya dan menciumnya.

2. Anak Sulung

Lukas 15 : 28 Jadi ayahnya keluar dan memohon padanya.

Yohanes 3 : 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Kasih Allah tersedia dan tangan-Nya terbuka lebar bagi semua orang. Tuhan sesungguhnya mengasihi mereka : 

• Orang baik dan orang jahat.

• Orang benar dan orang berdosa.

• Orang yang mengenal Tuhan maupun orang yang belum mengenal-Nya.

Tuhan Yesus membuktikannya dengan pengorbanan di kayu salib supaya mereka bisa datang kepada Bapa dan menerima kasih karunia-Nya yang dahsyat serta luar biasa besar itu.

Matius 5 : 45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Rangkuman Pdm. Willy Santoso, BSc. :

Sosok "bapa" pada pembahasan firman Tuhan hari ini ialah gambaran Bapa surgawi yang selalu menanti-nantikan kita untuk kembali kepada-Nya.

Jika sekiranya ada di antara kita yang keluar dari kehendak-Nya, kembalilah, sebab Ia selalu rindu menantikan kita serta siap untuk menyambut dan menerima kita. 

Banyak orang mengaku percaya, merasa mengerti dan menguasai firman maupun melakukan ini dan itu untuk Tuhan serta beribadah dengan rajin, tetapi tidak mengenal Tuhan secara pribadi maupun memiliki keintiman dengan Dia. Padahal hal paling utama dalam hidup ini adalah sungguh-sungguh mengenal dan mengalami Dia. 

1 Yohanes 4 : 19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Tanpa mengalami kasih-Nya, jarang kita bisa mengasihi Dia maupun sesama dan diri sendiri. 

Bangunlah keintiman dengan Tuhan, sebab saat ada hubungan yang pribadi dan kasih Allah kita rasakan, maka kita pun akan mengalami campur tangan-Nya dan memampukan kita dengan kesungguhan hati dan ketulusan untuk mengasihi Tuhan dan sesama.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email