• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • Ibadah Tahun Baru 1, Ibadah Tahun Baru 2, Ibadah Tahun Baru 3, Ibadah Tahun Baru 4, IBadah Tahun Baru 5
  • Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • 01 Januari 2021
  • Pk. 07:00, 09:00, 11:30, 14:00, 16:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Hari ini, 1 Januari 2021 merupakan hari pertama dari tahun yang baru, Tahun 2021. Kita baru saja meninggalkan tahun yang lama yang Tuhan berikan tema: Tahun 2020, Tahun Dimensi yang Baru. Kita benar-benar merasakan 2020 adalah Tahun Dimensi yang Baru, di mana kita mengalami sesuatu yang tidak pernah kita pikir ataupun alami sebelumnya. Disebutkan juga 2020 adalah Tahun New Normal.

Apa pun yang kita alami dalam tahun 2020, memasuki tahun yang baru, yaitu 2021, kita akan tetap berpegang pada firman Tuhan sesuai Ratapan 3 : 22 – 23 yang berkata, "Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" Karena itu, tahun 2021 akan lebih baik dibanding 2020. Dasar kita percaya hal ini karena Ratapan 3 : 24 berkata, "Tuhan adalah bagianku, kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya." Karena kita berharap pada Tuhan, maka kita berani berkata bahwa 2021 akan lebih baik dibanding tahun 2020.

HAL-HAL YANG TERJADI KALAU KITA BERHARAP PADA TUHAN :

1. Sesuai Mazmur 118 : 8 yang merupakan ayat tengah dari Alkitab yang berkata, "Lebih baik berlindung pada Tuhan dari pada percaya kepada manusia." Keadaan kita akan lebih baik kalau berlindung & berharap ke Tuhan ketimbang percaya atau berharap pada manusia, termasuk kekuatan sendiri. Kalau menginginkan 2021 lebih baik dibanding 2020, kita harus berharap hanya pada Tuhan.

2. Sesuai Yesaya 40 : 30 – 31, orang yang berharap kepada Tuhan akan mendapat kekuatan baru yang melebihi kekuatan orang-orang muda. Mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; berlari dan tidak menjadi lesu, berjalan dan tidak menjadi lelah.

3. Sesuai Mazmur 37 : 23 – 24, "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya." Orang yang hidupnya berkenan pada Tuhan adalah orang yang berharap kepada Tuhan. Sebagai orang yang berkenan di hadapan Tuhan, bisa saja kita terjatuh ke berbagai kegagalan & masalah, tetapi tidak sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangan kita.

4. Sesuai Yeremia 17 : 7 – 8 yang berkata, "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."

5. Sesuai Mazmur 32 : 8 & 33 : 18, mata Tuhan tertuju pada mereka yang takut akan Dia, yang berharap akan kasih setia-Nya. Tuhan akan mengajar, menasihati & menunjukkan jalan yang harus kita tempuh. Tuntunan Tuhan akan kita mengerti kalau mata kita tertuju kepada Dia.

MEMASUKI TAHUN 2021, TUHAN MEMBERIKAN JANJI-JANJI-NYA, YAITU :1) Janji Tuhan yang terdapat dalam Yeremia 29 : 11 – 14a, "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku." Janji ini hanya ditujukan ke orang-orang yang menanyakan & mencari Tuhan dengan segenap hati. Karena itu, memasuki 2021, kita akan lebih mengasihi & mencari Tuhan dengan segenap hati.

2) Janji Tuhan di Mazmur 91 : 14 – 16, Tuhan berkata, "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku." Janji ini diberikan pada kita yang hatinya melekat kepada Tuhan. Tuhan akan meluputkan & membentengi terhadap sakit-penyakit, panah api si jahat, jerat penangkap burung, kedahsyatan malam (terror of the night) yang berbicara tentang penculikan, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan, terorisme, peperangan. Dalam masa kesesakan, bila kita berseru kepada-Nya, Ia akan menjawab. Ia akan memuliakan kita, memberi panjang umur dengan berkat melimpah, dan mengaruniakan keselamatan.

Pada akhir tahun 2020, dalam doa saya berkata kepada Tuhan seperti Musa dalam Keluaran 33 : 15, "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini." Saya berkata, "Tuhan, tuntun kami memasuki tahun 2021. Kami sedang dalam era Pentakosta yang Ketiga untuk menyelesaikan Amanat Agung, tetapi kami butuh tuntunan Tuhan untuk melakukan itu." 

Tuhan menjawab dan memberi tema untuk tahun 2021 : TAHUN 2021 ADALAH TAHUN INTEGRITAS (The Year of Integrity) dengan dua ayat emas dari Mazmur 24 : 3 – 5 dan Mazmur 41 : 13 – 14. Memasuki 2021, Tahun Integritas, penekanan untuk makin serupa dengan gambar Yesus semakin besar. 

Definisi 'integritas' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah mutu, sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi & kemampuan yang memancarkan kewibawaan; serta kejujuran. Definisi 'integritas' menurut Westminster Dictionary of Theological Terms adalah sebuah istilah teologis untuk menunjukkan kemurnian & kejujuran sebagaimana manusia diciptakan dalam rupa & gambar Allah. Dalam etika, integritas adalah ketaatan dalam prinsip & karakter moral yang dibentuk oleh hati nurani Kristen.

Model utama orang percaya hidup berintegritas adalah Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus adalah The Man of Integrity. Karena itu, semua yang Tuhan Yesus ajarkan, contohkan, karakter-Nya, dan cara Ia berinteraksi dengan berbagai pihak harus dipelajari, dilakukan, & diajarkan ke semua orang percaya. 

1 Yohanes 2 : 6 berkata, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." Karena kita hidup seperti Kristus telah hidup, maka kita menjadi serupa dengan gambar Kristus. Ini adalah murid Tuhan Yesus. 

Pesan dari Tuhan Yesus untuk memasuki tahun 2021 adalah kita harus lebih lagi menjadi serupa dengan gambar-Nya. Dalam hal ini, Tuhan ingatkan tentang integritas. Jadi, kita harus menjadi orang yang berintegritas.

DUA AYAT EMAS UNTUK TAHUN 2021 :

1. Mazmur 24 : 3 – 5 yang berkata: "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri ditempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia." 

'Gunung Tuhan dan tempat-Nya yang kudus' merujuk pada bait Tuhan di Yerusalem. Ini berbicara tentang kediaman Tuhan. Ayat ini menunjukkan persyaratan masuk ke kediaman Tuhan, yaitu surga. Ini juga bisa dikatakan persyaratan ikut pengangkatan & masuk surga, serta proses pengudusan atau sanctification. Jadi, berdasar Mazmur 24 : 3 – 5, syarat untuk masuk surga bagi orang percaya :• Persyaratan yang pertama, bersih tangan dan murni hati. Bersih tangan merujuk pada tidak terlibat kejahatan. Murni hati berarti tak ada motivasi salah alias bersih. Kalau bersih tangan menunjuk ke eksternal atau tindakan yang terlihat, murni hati menunjuk pada internal atau keadaan hati. Eksternal maupun internal harus sejalan. Apa yang dipikir, diucap, harus sesuai dengan yang dilakukan.

• Persyaratan yang kedua, tidak menyerahkan diri pada penipuan. Seluruh hidup kita, yang terlihat maupun tidak, jangan diserahkan ke hawa nafsu, tetapi harus diberikan kepada Tuhan. 

• Persyaratan yang ketiga, tidak bersumpah palsu. Ini mengingatkan kita pada hukum moral untuk tidak mengucapkan saksi dusta. Perhatikan perkataan mulut kita & apa yang kita tulis di medsos, serta jaga moralitas hidup yang utuh luar dan dalam.

Tiga persyaratan di atas kita sebut sebagai integritas. Jadi, orang yang ikut pengangkatan dan masuk surga adalah orang yang berintegritas.

2. Mazmur 41 : 13 – 14 yang berkata, "Tetapi aku, Engkau menopang aku karena ketulusanku, Engkau membuat aku tegak dihadapan-Mu untuk selama-lamanya. Terpujilah Tuhan, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Amin, ya Amin."

Kata 'tulus' dari kata dasar Ibrani 'tom' yang berbicara mengenai integritas pribadi. Arti secara langsung, 'tom' diterjemahkan sebagai tanpa cela atau polos. Kata ini juga mengandung pengertian tidak ada niat jahat atau motivasi ingin mencelakakan orang lain. Jadi, orang yang berintegritas akan ditopang oleh Tuhan & akan bersama-sama dengan-Nya selama-lamanya.

Seorang pendoa syafaat, Pak Kim Seng, mendapat mimpi tentang saya, beliau melihat saya bersama-sama rombongan sedang berada di suatu gedung transit. Di atas sebuah meja, terlihat paket besar. Ketika dibuka, berisi banyak undangan dari kertas emas. Pak Kim Seng melihat di salah satu undangan ada nama Niko Njotorahardjo. Kemudian, saya bertanya kapan pestanya. Saat undangan dibuka, ternyata kosong, tidak ada tulisannya, hanya digantungkan sebuah medali yang talinya berwarna merah. Mengenai mimpi ini, Tuhan memberi pengertian ke Pak Kim Seng sebagai berikut : 

•    Undangan dari kertas emas adalah undangan dari surga. 

•    Medali dengan tali berwarna merah itu diberikan ke pemenang. 

•    Gedung transit menunjukkan bahwa kita hanya transit di dunia ini. 

Tuhan juga memberikan ayat-ayat :

1) Wahyu 19 : 7 – 9, "Marilah kita bersukacita dan bersorak sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.] Lalu ia berkata kepadaku: 'Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.' Katanya lagi kepadaku: Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah." 

2) Lukas 10 : 20b, "…tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." 

3) Wahyu 3 : 10, "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi."

4) Wahyu 3 : 11, "Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu."

Dari mimpi tentang saya ini, saya percaya itu juga buat Saudara, maka hari-hari ini Tuhan sedang mengingatkan :

• Kita hanya transit di dunia ini. Tujuan kita adalah rumah Bapa di surga. 

• Tuhan sedang menyiapkan undangan-undangan untuk kita semua ikut Perjamuan Kawin Anak Domba, di mana waktunya hanya Bapa di surga yang tahu.

• Orang-orang yang diundang adalah para pemenang, yaitu yang namanya terdaftar di surga, yang tekun menantikan kedatangan Tuhan, yang memakai pakaian lenan halus berkilau-kilauan & putih bersih. Lenan halus adalah perbuatan-perbuatan benar dari orang-orang kudus. Mereka adalah orang-orang yang berintegritas. 

• Tuhan Yesus berkata, "Aku datang segera!"

Saya berdoa, supaya kita semua mendapatkan undangan ini karena kita hidup berintegritas. Amin.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email