• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Indarwanto Tarigan
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Hari-hari ini dunia memperlihatkan sikap dan komitmen manusia terhadap pernikahan menjadi rendah. Melalui sharing firman Tuhan pagi ini kita akan melihat bagaimana seharusnya sikap kita sebagai orang percaya terhadap pernikahan. Hendaknya standar dalam pernikahan harus tinggi dan sungguh-sungguh sesuai kebenaran firman Tuhan.

Ibrani 13 : 4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

1. Sikap Orang Percaya dalam Pernikahan

Harus penuh dengan rasa hormat.

"Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan…….."

Dua alasan mengapa harus menghormati pernikahan : 

a. Karena pernikahan adalah sebuah perjanjian dengan Tuhan dan hukumnya.

Roma 7 : 2 Sebab seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu.

    Ketika pasangan memperkatakan janji pernikahan di hadapan Allah maka Allah mengikatnya dengan hukum-hukum-Nya.

b. Karena pernikahan merefleksikan hubungan kasih Kristus dan jemaat-Nya bagi dunia. 

Efesus 5 : 32 Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Sebuah hubungan ekspresi kasih Allah yang kudus dan dalam kepada manusia berdosa.

Hubungan pernikahan tidak hanya sekedar berbicara hubungan yang rendah antara sesama manusia atau berbicara hanya seputar hubungan sex saja, melainkan lebih tinggi dari itu yaitu merupakan hubungan antara manusia dengan Tuhan yang adalah penciptanya.

2. Komitmen Orang Percaya dalam Pernikahan

Komitmen untuk terus menjaga kekudusan dalam pernikahan.

Mencemarkan tempat tidur berbicara mengenai dosa sundal dan perzinahan. Jika kita melakukan hubungan dengan pelacur atau gigolo maka disebut berzinah dan akan di hukum Allah.

Suami harus memenuhi kewajibannya terhadap istrinya, demikian pula sebaliknya. Seorang suami berkuasa atas tubuh istrinya, begitu pula sebaliknya. Jika terjadi konflik dalam pernikahan maka suami dan isteri jangan saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya bisa berdoa. Namun kemudian harus kembali bersama-sama supaya iblis tidak mengoda dan membuat kita jatuh dalam dosa.

1 Korintus 7 : 3 - 5 Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.

Konsekuensi dosa sundal dan perzinahan dihakimi Allah.

" …… ,sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah."

Kesimpulan :- Orang yang menghormati pernikahannya adalah orang yang menghormati Tuhan dan memegang janji pernikahannya di hadapan Tuhan.

- Orang yang setia kepada pasangannya (suami/istrinya) adalah orang yang punya kekuatan untuk hidup setia kepada Tuhan.

- Mari kita hormati dan jaga pernikahan kita dengan memiliki sikap dan komitmen yang benar sesuai hukum Tuhan

Rangkuman Gembala CK7 :

Hari ini kita berbicara mengenai sikap dan komitmen terhadap pernikahan.

Ibrani 13 4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Ayat ini berbicara mengenai kesetiaan antara suami dan istri dalam pernikahan. 

Sikap terhadap pernikahan :

- Harus penuh hormat

- Jangan mencemarkan tempat tidur

- Orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah

Pada saat pemberkatan nikah, pasangan akan mengucapkan janji nikah. Janji nikah diucapkan bukan hanya sekedar di hadapan manusia muukmelainkan di hadapan Tuhan. Sebab itu jika kita melanggarnya maka kita disebut melanggar hukum Allah dan kita akan berurusan dengan-Nya.

Hubungan pernikahan merefleksikan hubungan manusia dengan Allah, sang pencipta.

Ada komitmen dalam hubungan pernikahan.

Istri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri.

1 Korintus 7 : 3 - 5 Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.

Akan ada sesi program Spiritual Guidance for Lovers (SGFL) yang ditujukan kepada anak-anak muda (umur remaja 17 thn) yang akan membina hubungan berpacaran jauh sebelum melakukan pernikahan. Program ini akan dilakukan dalam waktu dekat di CK7 sebagai bentuk penggembalaan dan perhatian gereja kepada gneraai muda.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email