• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Willy Santoso, BSc.
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Ibrani 5 : 12 - 14 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ibrani 6 : 7 - 8 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

• Tanah = kita umat Tuhan yang ke Doa Fajar

• Air hujan = firman Tuhan setiap Senin sampai Sabtu

Yakobus 1 : 22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Senin, 09 November 2020

Hartono

Wagem Profetik GBI ASM

BE ALERT! (BERJAGA-JAGA DAN WASPADA SENANTIASA)

Belajarlah dari 2 Samuel 11 : 1 - 5, yang berbicara mengenai Daud yang jatuh dalam dosa ketika mengambil Batsyeba. 

1. Kenyamanan Melemahkan Kita (Comforting Kills). Jangan biarkan diri kita masuk zona nyaman karena dapat melupakan apa yang menjadi tanggung jawab kita, khususnya terhadap Tuhan, seperti halnya Daud yang memilih untuk tidak pergi perang. Orang yang terbiasa dengan zona nyaman pun tidak akan mencari Tuhan dan membuat lengah sehingga tertipu jebakan Iblis serta dikuasai keinginan daging.

"Pada pergantian tahun pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem." (ayat 1)

1 Petrus 5 : 8 Sadarlah dan berjaga-jagalah, lawanmu si Iblis berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

2. Hati-Hati dengan Keadaan yang Tidak Biasa. Sekalipun namanya pencobaan, tetapi keputusan untuk jatuh atau tidak mau jatuh ada di tangan kita. Tetaplah mawas diri serta kuat dalam Tuhan.

Pencobaan yang dialami Yusuf sebenarnya lebih besar daripada yang dialami Daud, namun Yusuf menolak jatuh dalam dosa.

"Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi, perempuan itu sangat elok rupanya." (ayat 2)

3. Peringatan Sudah Ada di Awal (Early Warning). Selalulah peka terhadap peringatan-peringatan awal. Daud sebenarnya sudah diberitahu bahwa Batsyeba sudah bersuami, namun Daud seolah tidak peduli dan hanya ingin memuaskan kedagingannya.

"Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: 'Itu adalah Batsyeba binti Eliam, istri Uria, orang Het itu.'" (ayat 3)

4. Saat Semuanya Begitu Sempurna. Tuhan tahu segala sesuatu, meski kita merasa tidak akan ada ataupun segelintir orang yang mengetahui dosa kita. Saat-saat ini, justru kita harus membangun manusia roh kita supaya dijauhkan dari tipu muslihat Iblis. Karena itu juga, ikutlah komunitas COOL yang menguatkan iman serta kerohanian kita.

"Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajiasannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya. Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahu kepada Daud, demikian: 'Aku mengandung.'" (ayat 4-5)

Galatia 5 : 16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

Ibrani 10 : 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Selasa, 10 November 2020

Ibu Irene

Koord. SM GBI St. Moritz

RISE UP (BANGKITLAH)

Saat berada dalam tekanan ataupun keterpurukan, kita harus bangkit dan tetap menjadi terang. Ada tiga hal yang harus kita lakukan : 

1. Datang Pada Sumber Terang Itu Sendiri. Jangan menjauh dari Dia, tetapi justru mendekatlah dan dengan rendah hati mencari wajah Tuhan Yesus supaya kita tidak putus asa ataupun mengambil jalan pintas yang salah. 

Yohanes 8 : 12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan melainkan ia akan mempunyai terang hidup.

2. Masuklah Dalam Ruangan Pribadi Kita dengan Tuhan. Ia pasti mendengar kita. Karena itu, bangunlah hubungan pribadi kita dengan-Nya.

Matius 6 : 6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

3. Take Action Atau Ambil Tindakan. Untuk menjadi terang, tidak bisa kita tinggal diam, melainkan harus keluar serta bersaksi menceritakan hal-hal yang Tuhan telah perbuat dalam hidup kita. Mengucap syukurlah pula terhadap apa pun kondisi kehidupan kita.

Yohanes 21 : 15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini? Jawab Petrus kepadanya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau," kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Rabu, 11 November 2020

Ibu Rhina Victoria

Ka. Bid. BPA GBI ASM II

PERAN ORANGTUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL ANAK

Terkadang sebagai orangtua, kita merasa seenak-enaknya saja dalam mendidik anak, tetapi anak-anak kita sesungguhnya adalah milik pusaka Tuhan, sehingga tidak bisa kita seenak hati memelihara ataupun mendidik mereka. Ibarat seseorang menitipkan sebuah alat pusaka, kita harus jaga dengan benar, karena suatu hari mesti kita kembalikan dan memberi pertanggungan jawab.

Demikan pula, Tuhan mengaruniai anaka-anak pada kita, maka harus kita pastikan suatu hari kelak akan kita kembalikan bagi kemuliaan nama-Nya. Karena itu, setiap kita harus terlatih serta memperlengkapi diri agar dapat mendidik anak-anak sesuai kehendak Tuhan. Ibarat kita tidak akan bisa jadi seorang pahlawan tanpa menjadi prajurit yang terlatih terlebih dulu, karena itu teruslah melatih dan memperlengkapi diri supaya bisa dengan baik mendidik anak-anak kita.

Mazmur 127 : 3 - 5 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada Tuhan, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

3 TINGKAT KEBUTUHAN ANAK : 

• Usia 0 - 5 tahun = "Tolong saya."

• Usia 5 – 12 tahun = "Ajar & didik saya."Amsal 29 : 17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentaraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

• Usia 12 tahun (pemuda) = "Beri saya teladan." Akan lebih mudah  bagi kita untuk memberi contoh bagi anak-anak kita supaya melakukan sesuatu yang baik, daripada hanya lewat kata-kata bagi mereka. Misalnya, jika ingin supaya anak-anak kita intim dengan Tuhan, maka kita pun harus memberi teladan keintiman dengan Tuhan.

Kolose 3 : 21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, suapa jangan tawar hatinya.

"The future of our children are not ahead of them, the future of our children are within them" (Masa depan anak-anak kita bukanlah terletak di depan mereka, melainkan sesungguhnya ada di dalam diri mereka). ~ Myles Munroe

Roma 11 : 36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.

Kamis, 12 November 2020

Ev. Lily Sulistyo

WHAT'S NEXT? (APA SELANJUTNYA?)

Mungkin banyak orang bertanya-tanya, apa yang harus kita lakukan sekarang-sekarang ini. Ada empat hal yang perlu kita lakukan di masa pandemi ini :

1. Berdoalah Senantiasa. Doa ialah napas kehidupan orang percaya. Yesus pun teladan kita dalam hal berdoa. Meski Ia Tuhan, Ia pun pergi untuk berdoa.

Markus 1 : 35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Lukas 6 : 12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.

2. Konsistensi dan Ketaatan dalam Tuhan. Sering kali kita melakukan apa yang menjadi keinginan kita sendiri. Karena itu, teruslah konsisten serta taat dalam Tuhan saja. 

Yakobus 4 : 14 Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelilhatan lalu lenyap.

Amsal 16 : 9 Manusia dapat membuat rencana, tetapi Allah yang menentukan jalan hidupnya.

3. Selalu Melibatkan Tuhan di Dalam Segala Hal. Sebab Ia tahu yang terbaik bagi kita, karena itu libatkanlah Dia dalam setiap keputusan kita. Misalnya, jika ada suatu pilihan yang mesti kita buat, tetapi tidak membawa damai sejahtera, maka janganlah ambil sebab biasanya itu bukanlah dari Tuhan.

Yakobus 4 : 15 - 16 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendaki, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah."

4. Punyai Hubungan yang Intim dengan Tuhan. Masuklah ke Doa Fajar setiap hari Senin - Sabtu. Kita tidak mungkin mengetahui dan menghidupi rancangan Tuhan bagi kita jika tidak memiliki keintiman dengan Dia. 

Keluaran 33 : 7a Sesudah itu Musa mengambil kemah dan membentangkannya di luar perkemahan, jauh dari perkemahan, dan menamainya Kemah Pertemuan.

Jumat, 13 November 2020

Pele Liemena

Wagem Ibadah & Misi GBI PRJ Pluit

RANCANGAN SEMPURNA

Ada rancangan Tuhan dalam hidup kita. Dan Dia mempunyai rancangan yang sempurna bagi kita. 

1. Rancangan Tuhan Mampu Mengubah Pencobaan Menjadi Berkat.

Mazmur 37 : 23 Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.

2. Pertolongan Tuhan Selalu ON TIME (Tepat Waktu) & ON TARGET (Tepat Sasaran).

Pengkhotbah 3 : 11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

3. Pertolongan Tuhan Bekerja di Balik Layar. Sekalipun kita tidak melihat Dia bekerja ataupun merasa doa kita tidak terjawab, tetapi ingatlah Tuhan selalu bekerja dan Dialah jawaban bagi kita. 

Roma 8 : 28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai rencana Allah.

4. Tuhan Berkuasa di Atas Segalanya.

Yeremia 17 : 5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan."

Ulangan 31 : 8 Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau: janganlah takut dan janganlah patah hati.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email