• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Tuhan Yesus mulai melayani sekitar pada usia 30 tahun selama tiga setengah tahun, kemudian pada usia 33 tahun Ia mati disalibkan. Itulah yang dikenal dengan Jumat Agung. Tiga hari kemudian, Ia bangkit dan itu kita rayakan sebagai hari Paskah. Ia pun menampakkan diri kepada kira-kira 500 orang, di antaranya murid-murid-Nya dan 200 orang percaya lainnya, untuk membuktikan bahwa Ia Allah yang hidup, supaya mereka percaya, dan iman mereka bertumbuh kembali. Setelah itu, Yesus terangkat ke surga.

Kita yang masih hidup hari ini, tujuan kita adalah terangkat ke surga atau rapture. "Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan" (1 Tesalonika 4 : 16 – 17).

Jelas bahwa tujuan penggembalaan pun adalah supaya kita semua diangkat. Tetapi, ada syaratnya. Bagaimana kalau tidak mengalami pengangkatan ke surga? Akan mengalami masa penganiayaan di bumi selama tujuh tahun, yang dibagi 3 setengah tahun pertama gereja masih ada dan 3 setengah tahun kedua gereja sudah tidak ada. Dan di masa aniaya antikristus itu ada tiga kali tujuh hukuman yang harus dijalani, yaitu 7 materai hukuman, 7 sangkakala hukuman, dan 7 caman murka Allah. Di masa aniaya ini pun microchips akan dipasang, yaitu 666. Jadi, kalau kita mengalami pengangkatan, kita tidak akan mengalami masa aniaya itu.

Artinya, kita sebagai orang Kristen harus diangkat ke surga. Untuk itulah gereja mengajarkan supaya kita termasuk yang diangkat. Siapa saja yang dapat terangkat ke surga:

  • MEMILIKI KARAKTER MURID. "Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: 'Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga'" (Kisah Para Rasul 1 : 9 – 11).

Artinya, hanya murid-murid yang melihat Yesus naik ke surga, dan hanya murid-murid yang akan melihat Yesus datang kembali. Jadi, yang akan mengalami rapture hanyalah murid-murid-Nya.

Apakah kita mempunyai karakter murid atau tidak? Murid tentu tidak bisa bertindak sembarangan atau semaunya sendiri. Apakah kita seorang murid ataukah sekadar fans/penggemar Yesus? Kalau tujuan kita sebagai orang Kristen adalah mau terangkat ke surga, maka kita harus menjadi murid-Nya.

  • MENJADI PELAKU FIRMAN. "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga" (Mat. 7 : 21). "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri" (Yakobus 1 : 22).

Hanya pelaku firman dan yang melakukan kehendak Bapa yang akan ke surga. Senang atau tidak, kita harus melakukan kehendak Bapa dan menjadi pelaku firman. Jadilah pelaku firman, bukan hanya pendengar saja. Sebab jika hanya menjadi pendengar, itu menipu diri sendiri. Apakah Anda pelaku firman? Kita pun harus mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan.

"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini'" (Wahyu 22 : 7)! "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya" (Wahyu 22 : 12).

"Maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: 'Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan'" (Wahyu 4 : 10 – 11).

Mahkota yang akan kita dapat di surga:

- MAHKOTA KEHIDUPAN jika kita setia pada Tuhan Yesus sampai mati (Why. 2:10) - MAHKOTA KEBENARAN jika kita merindukan kedatangan-Nya (2 Tim. 4:8) - MAHKOTA ABADI jika kita menguasai diri (1 Kor. 9:25) - MAHKOTA KEMEGAHAN jika kita memenangkan jiwa (1 Tes. 2:19) - MAHKOTA KEMULIAAN jika kita menggembalakan domba-domba Allah (1 Pet. 5:4)

  • MENGALAMI PEMULIHAN KELUARGA. "Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah" (Maleakhi 4 : 5 – 6).

Harus terjadi pemulihan keluarga supaya kita pun diangkat ke surga. Jika tidak, Tuhan akan datang memukul bumi sehingga musnah. Artinya, betapa pentingnya pemulihan keluarga.

"Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya" (Lukas 1 : 16 – 17).

Firman Tuhan pun mengatakan supaya orang Israel, termasuk kita Israel rohani, dapat berbalik kepada Bapa di surga. Saya percaya Tuhan izinkan COVID-19 terjadi, tidak lain adalah supaya kita semua berbalik mencari Tuhan. Tuhan pun memakai Yohanes Pembaptis yaitu untuk membuat orang Israel berbalik kepada Tuhan, hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya atau pemulihan keluarga, dan hati orang-orang durhaka pada pikiran orang-orang benar.

Pada 2010, Indonesia adalah nomor 3 di dunia yang dijuluki Fatherless Country atau tergolong negara tanpa kehadiran ataupun figur ayah dalam keluarga. Selain tidak diangkat ke surga, apa dampak kalau pemulihan keluarga tidak terjadi ataupun bagi anak-anak dengan figur ayah yang buruk:

- Tingkatan kriminalitas naik - Tindakan percobaan bunuh diri - Tingkah laku homoseksual atau LGBT - Tidak percaya adanya Tuhan atau ateis - Tingkat pencapaian nilai akademik rendah

Jika demikian, negara Indonesia tidak akan maju! Oleh sebab itu, mari bangkit dan pemulihan keluarga harus terjadi di umat Tuhan terlebih dahulu. Bersyukur bahwa Gereja GBI PRJ (CK7) tergerak dan berusaha supaya terjadi pemulihan dalam keluarga, melalui program Dads for Life Indonesia (DFLI) agar hati bapa-bapa berbalik kepada anak, dan anak-anak berbalik kepada bapa dengan pertolongan Roh Kudus. Maupun gerakan Gemar Baca Alkitab (GBA).

Berapa banyak ayah yang beribadah dan ke gereja? Kalau kita perhatikan, biasanya hanya para wanita yang lebih rajin beribadah dan ke gereja daripada para pria. Menurut survei, jika ayah jarang berdoa atau ibadah, maka dari 100 anak, hanya 2% yang akan beribadah. Jika ayah rajin atau secara reguler berdoa, beribadah dan ke gereja, maka dari 100 anak, ada 67% yang juga akan berdoa, beribadah dan ke gereja. Seperti manakah yang Anda rindukan? Sebab para ayah memiliki dampak besar atau menjadi role model yang kuat dalam keluarga agar takut akan Tuhan Yesus.

Contoh kegiatan DADS FOR LIFE INDONESIA adalah WEEKLY DADS' LOVE ACTION SERIES (DLA) yang diingatkan dan dilatih melalui WhatsApp tiap minggunya :

- DLA 14 - Para peneliti di Harvard menyimpulkan, anak-anak yang terbiasa membantu orangtua di rumah akan memiliki mental teamwork atau kerjasama yang kuat dan kelak akan mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Mengajar anak melakukan pekerjaan rumah tangga sejak dini membuat mereka merasa mampu menyelesaikan tugas & tanggung jawab.

- DLA 18 - Memori adalah hal unik, dapat tetap tersimpan bertahun-tahun, bahkan sampai beberapa dekade, dan kemudian datang kembali karena sebuah gambar, mendengar lagu, mencium aroma, ataupun makanan. Salah satu hal paling menyenangkan bersama keluarga saat PSBB adalah melihat kembali kenangan indah di masa lalu: pernikahan, kelahiran si kecil, hingga perkembangan mereka bulan ke bulan. Ajak istri & anak melihat foto-foto album keluarga.

- DLA 21 - Salah kunci pernikahan langgeng adalah sering mengulang masa pacaran. Manjakanlah istri Anda. Usaha sederhana bisa membuat pasangan merasa dimanja. Jika biasanya istri selalu bangun lebih pagi menyiapkan semua kebutuhan suami, kali ini berikan hadiah dengan membuatkan sarapan favorit istri. Tahukah Anda makanan favorit istri?

- DLA 23 - Untuk mengisi waktu bersama anak, ayah dapat membuat aktivitas sederhana di rumah seperti melukis, fotografi, berkemah atau kegiatan lain sesuai minat anak. Agar lebih menyenangkan, ajak seluruh anggota keluarga mengisi kegiatan ini bersama.

Gereja GBI PRJ (CK7) menyediakan semua fasilitas ini untuk kita. Jadi, jangan sia-siakan, ikutlah program ini untuk kebaikan kita bersama supaya tidak sia-sia kita menjadi orang Kristen.

Introspeksilah diri kita, apakah kita sudah memiliki karakter murid, menjadi pelaku firman, dan mengalami pemulihan dalam keluarga? Lakukanlah agar kita mengalami pengangkatan ke surga dan tidak mengalami masa penganiayaan antikristus di bumi.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email