• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Eradi P. Tjandra, BBCM, MProDev, Dip. Min
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Kita pasti pernah mendengar nama Susan Boyle. Susan Boyle (British Got Talent 2009) adalah penyanyi asal Skotlandia yang menarik perhatian internasional setelah mengikuti acara Britain's Got Talent di tahun 2009. Dia memperlihatkan seluruh potensi yang dia punyai sehingga bisa mencengangkan semua orang bahkan di dunia.

Berdasarkan Oxford Dictionaries, arti kata Potensi adalah :

• Kekuatan/daya terselubung, tersembunyi yang belum tersingkap. 

• Potensi juga dapat berarti kualitas karakter yang belum maksimal.

Hari ini kita akan belajar mengenai Potensi. Apa yang dikatakan Alkitab mengenai Potensi ?

Kejadian 1 : 27 - 28 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka :

"Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Ketika Tuhan melakukan karya penciptaan atas dunia atau bumi, Tuhan berfirman maka semua langsung terjadi. Namun, pada saat Tuhan menciptakan manusia, Tuhan juga memberikan potensi dalam diri Adam dan Hawa untuk beranak cucu, memenuhi bumi, menaklukan dan berkuasa atas semua binatang. Beranak cucu dan bertambah banyak tidak serta merta langsung terjadi seperti ciptaan yang lain, diperlukan peran serta Adam dan Hawa untuk bekerja dan mengelolanya.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan potensi :

1. Terkoneksi dengan Sumber yang Tepat

Yohanes 15 : 4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Tinggal di dalam Tuhan berarti hidup intim dengan Tuhan, terkoneksi dengan sang pencipta maka kita akan berbuah. Selain itu kita juga harus terkoneksi dan tertanam dengan komunitas yang benar, sebab dengan siapa kita bergaul menentukan menjadi siapa kita kedepannya.

If you want to be a billionaire start acting like one by Roberta Matuson (www.forbes.com)

"The easiest way to become a billionaire is to start hanging out with other billionaires. Their success will wear off on you. You can find people like this at places like high powered conferences that attract like minded people."

2. Menjadi Pengelola Talenta yang Baik (Be a good steward)

Kejadian 2 : 15 Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Adam dan Hawa ditempatkan di taman Eden dan diberikan pekerjaan untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Adam dan Hawa diberikan potensi untuk mengelola apa yang sudah diberikan oleh Tuhan.

Kita harus mengelola apa yang Tuhan sudah titipkan kepada kita, yaitu untuk mengusahakannya dengan sebaik-baiknya.

Mengenai mengelola potensi ada ilustrasi yang tepat untuk menggambarkannya di dalam Alkitab yaitu perumpamaan mengenai talenta. Mengelola potensi akan melipatgandakan potensi tersebut, dengan kata lain mengelola talenta yang Tuhan sudah berikan maka akan melipatgandakan talenta tersebut bagi kita.

Matius 25 : 23 - 25 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan !"

Pada saat kita memaksimalkan potensi kita dengan mengelolanya sebaik-baiknya pasti akan memberikan atau menghasilkan kehidupan yang lebih baik kedepannya.

Oleh karena itu, jadilah hamba yang baik dan setia dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memaksimalkan potensi yang sudah Tuhan berikan. Sebab ketika menjadi pengelola yang baik maka kita akan masuk dan turut dalam kebahagiaan tuan kita. Jangan sampai gagal karena dikuasai rasa takut.

Pengelola yang Baik :

• Pekerja keras

• Ber-Multiplikasi

• Fokus kepada Kerajaan Allah

• Berhadapan dengan tuannya

Pengelola yang Jahat :

• Pekerja yang malas

• Bermain aman

• Fokus kepada kegagalan

• Berhadapan dengan tuannya

DR. Myles Munroe, mengatakan :

The wealthiest place in the world is not the gold mines of South America or the oil fields of Iraq or Iran. They are not the diamond mines of South Africa or the banks of the world. The wealthiest place on the planet is just down the road. It is the cemetery. There lie buried companies that were never started, inventions that were never made, bestselling books that were never written, and masterpieces that were never painted. In the cemetery is buried the greatest treasure of untapped potential.

Tanah yang paling mahal di dunia adalah tanah makam/kuburan karena di tempat itulah banyak potensi terkubur bersama-sama orang yang meninggal yang sudah tidak dapat dikelola lagi dan sudah tidak akan dapat terwujud lagi. Jangan biarkan potensi kita pun menjadi ikut terkubur bersama-sama kita saat meninggalkan dunia ini tanpa pernah bisa terwujud.

Dengan kata lain, lakukan yang terbaik selama kita masih hidup, mari gali dan maksimalkan potensi kita baik untuk keluarga, pekerjaan maupun pelayanan sehingga nama Tuhan dipermuliakan. 

Rangkuman Pdt. Robertus Purwadi, SE SPd :

Hari ini kita belajar mengenai potensi. Tuhan memberikan potensi kepada semua umat manusia yang Dia ciptakan, baik orang percaya maupun yang tidak.

Kejadian 1 : 27 - 28 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka :"Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.""

Semua orang yang diciptakan Allah, yang merupakan anak cucu Adam diberikan potensi yang sama. Maka yang menjadi tugas kita adalah memaksimalkan potensi yang sudah diberikan Tuhan tersebut. Sumber daya dan benih ilahi sudah Tuhan berikan, maka kita harus memultiplikasikannya. 

Cara memultiplikasikan potensi ada dua acara :

1. Terkoneksi dengan Sumber yang Tepat yaitu dengan Tuhan dan komunitas yang benar.

2. Menjadi Pengelola Talenta yang Baik (Be a good steward). Kita diberi benih potensi berupa kekuatan dan sumber daya, pada akhirnya kita harus mempertanggung jawabkanya di hadapan Tuhan.

Yohanes 19 : 30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Tuhan Yesus mengatakan "sudah selesai" sebelum mati di atas kayu salib. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang menjadi tugas yang diberikan Bapa kepada-Nya sudah diselesaikan dengan baik oleh Yesus selama hidup di dunia melalui pelayanan, penggembalaan, dan pemuridan.

Mari buat Bapa di sorga bangga akan hidup kita karena sudah memaksimalkan potensi yang diberikan Tuhan kepada kita sebelum meninggalkan dunia ini, sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email