• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Selamat merayakan Imlek bagi kita semua. 25 tahun yang lalu, saya percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sebelumnya, selama bertahun-tahun di luar negeri, saya tidak percaya serta tidak mau mengenal-Nya karena merasa mampu melakukan segala sesuatu sendiri sehingga tidak memerlukan pertolongan orang lain. Namun, Tuhan memiliki rencana indah, yaitu memakai hidup saya untuk menjangkau jiwa-jiwa. 

Dulu saya tidak tahu apakah menganut Buddha atau Kong Hu Cu, tetapi sekarang telah menjadi Kristen. Nah, terkait momen Imlek, sering kali ada pertanyaan bolehkah kita yang sudah menjadi Kristen ikut merayakan Imlek?

APAKAH IMLEK HANYA UNTUK ORANG-ORANG BERAGAMA BUDDHA ?

Tidak. Kita semua sebagai umat Kristen, khususnya keturunan Tiongkok boleh merayakan Imlek. 

MENGAPA UMAT KRISTEN BOLEH MERAYAKAN IMLEK ? Sebab Imlek merupakan perayaan memperingati tibanya musim semi setelah berakhirnya musim dingin. Mayoritas masyarakat etnis Tiongkok dulu bercocok tanam. Selama musim dingin, tidak bisa bercocok tanam sehingga ketika dapat melakukannya, mereka merayakan melalui Imlek atau datangnya musim semi (Sin Cun Khiong Hee). 

LATAR BELAKANG

Agama Buddha mulai masuk ke daratan Tiongkok dibawa oleh Biksu Kasyapa Matanga dan Biksu Gobarana melalui Afganistan serta Pakistan pada masa Dinasti Qin (221 – 206 Masehi). Saat Buddha masuk negeri Tiongkok, sudah lebih dulu ada dua aliran kepercayaan, yakni Taoisme (604 – 517 SM) dan Konfusianisme (551 SM). Ajaran Buddha diterima serta menjadi sinkretisme atau Sam Kaw karena ajarannya menyerupai kedua kepercayaan tersebut. Imlek tahun ini memasuki tahun 2572 berawal dari latar belakang Kong Hu Cu yang lahir 551 SM dam tahun kalender saat ini 2021 = 2572. 

AJARAN AWAL AGAMA BUDDHA :

• Pemerintah harus melayani rakyat 

• Keteladanan pemimpin 

• Kesusilaan perorangan 

• Nilai keluarga (sopan santun dan saling menghormati) 

• Cinta kasih dan menegakkan keadilan 

Orang Kristen boleh merayakan Imlek atau Chinese New Year karena merupakan perayaan untuk menyongsong datangnya musim semi. Namun, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan. 

APA SAJA LARANGAN BAGI ORANG KRISTEN SAAT MERAYAKAN IMLEK :

1. JANGAN MEMAKAI ORNAMEN NAGA, ULAR (LIONG) ATAU BARONGSAI ATAUPUN HEWAN-HEWAN LAINNYA. Naga dan ular merupakan perlambang Iblis dan tidak ada di dalam surga. 

Wahyu 12 : 7 - 9 Naga dikalahkan--Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

2. JANGAN BERDOA DI KUBURAN ATAU MAKAM ATAUPUN KUIL UNTUK MEMOHON KE LELUHUR YANG TELAH

MENINGGAL. Kita tidak boleh mengharap ataupun memohon pada arwah-arwah atau orang yang sudah wafat, selain kepada Allah yang hidup. Berziarah ataupun melayat sah-sah saja, asalkan tidak berdoa dan berharap sesuatu ke mereka yang telah tiada. 

Ayub 7 : 9 Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali.

3. JANGAN MENYEMBAH PATUNG ATAUPUN GAMBAR BERHALA. Sebelum saya percaya dan mengikut Tuhan Yesus, saya sering diajak menyembah berhala. Namun, karena saya merasa ketakutan waktu melakukannya, saya bertanya-tanya mengapa menyembah berhala membuat saya takut dan apakah berhala yang saya sembah itu sungguh-sungguh ada. Sedangkan, kasih dan Tuhan Yesus tidak membuat atau memberi kita roh ketakutan. Lagi pula Allah kita adalah Allah yang pencemburu, maka jangan kita membuat-Nya cemburu karena menyembah ilah-ilah lain. 

2 Timotius 1 : 7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Keluaran 20 : 3 - 5 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku." 

4. JANGAN MEMERCAYAI TAKHAYUL ATAUPUN SHIO. Jangan percaya ramalan-ramalan atau hasil semedi dari biksu-biksu dan dukun meski terlihat dan terdengar baik. Jangan bermain-main dengan Iblis. Imlek tahun ini menurut shio merupakan tahun lembu logam, maka berdasarkannya, orang-orang bershio kambing dan anjing tidak boleh menikah sebab akan mengalami kerugian atau kegagalan. Kita adalah anak-anak Tuhan tidak boleh mempercayai hal-hal yang demikian. Kita anak Raja yang hebat dan penuh kuasa, yaitu Tuhan Yesus Kristus. 

1 Timotius 4 : 7 Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.

APA SAJA YANG BOLEH KITA LAKUKAN UNTUK MERAYAKAN IMLEK :

1. SALING MENGUCAP SELAMAT

Atau saling menghormati.  

2. SALING BERBAGI BERKAT (ANGPAO)

Jika kita memiliki berkat berlebih, silakan membagi-bagikannya, terutama kepada yang berkekurangan ataupun sanak-saudara dan keluarga. 

3. MAKAN BERSAMA KELUARGA MAUPUN TEMAN-TEMAN

Namun, karena masa pandemi COVID-19 di tahun ini, seyogianya jangan makan bersama dengan orang-orang lain karena dapat kemungkinan menularkan ataupun tertular cairan atau droplets yang keluar dari mulut seseorang. Jangan merasa diri kebal ataupun sombong, sebab sekitar 66% penderita COVID-19 merupakan OTG (orang tanpa gejala) yang dapat menularkan, 34% benar-benar mengalami gelaja mulai dari kehilangan indra pembau atau penciuman dan lainnya. 

4. MENGUNJUNGI KELUARGA, KHUSUSNYA YANG LEBIH TUA

Namun demikian juga halnya karena pandemi, sebaiknya aktivitas ini kurang disarankan karena kita tidak tahu risiko penularan yang dapat saja terjadi. 

5. MENGHIASI RUMAH DENGAN ORNAMEN-ORNAMEN CHINESE NEW YEAR YANG TIDAK BERTENTANGAN DENGAN FIRMAN TUHAN

Misalnya, menghiasi dengan lampu-lampu lampion. 

Dengan demikian, kita telah mengerti apa saja yang tidak boleh maupun yang boleh dilakukan saat merayakan Imlek dalam kehidupan kita sebagai orang-orang Kristen. Sebagai umat Kristen boleh merayakan Imlek, namun ingatlah hal yang paling utama, yaitu harus ada kasih Tuhan Yesus Kristus di dalam hati dan hidup kita supaya terpancar dan orang-orang merasakan kasih dan hadirat-Nya, sehingga kita dapat memenangkan jiwa-jiwa supaya mereka percaya dan mengenal Allah yang hidup dan penuh kuasa. Itulah tujuan utama kita, yaitu melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus. 

Melalui momen Imlek, mari sebagai anak-anak Tuhan, kita memperhatikan orangtua, mengasihi keluarga maupun menghornati teman-teman kita semua, sehingga kita benar-benar menjadi garam dan terang Tuhan bagi dunia ini. 

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email